Kamis, 05 November 2026

Sejarah,pengertian,peraturan teknik dasar bulu tangkis, kelas 7

IDENTITASI

- Nama Guru               :  Andi Prayogo, S.Pd

- Mapel Diampuh        :  PJOK

- Hari/Tanggal            :  Kamis / 5 November 2026

- Kelas                         :  VII

- Pertemuan                 : 15

- Materi                       :  Bulu tangkis

CAPAIAN PEMBELAJARAN 

4.1 Mulai bergerak : Menunjukkan kemampuan keterampilan gerak serta mentransfernya ke dalam berbagai situasi gerak; menyusun dan memperagakan strategi gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak; memperagakan dan menjelaskan konsep gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak yang disesuaikan dengan kemampuan karakteristik murid (kondisional). 

Tujuan pembelajaran

 - Mengidentifikasi pengertian, sejarah, tujuan, manfaat, nilai-nilai, peraturan, dan teknik dasar bulu tangkis dengan benar.

 

A . Mindful (Berkesadaran)

Guru mengondisikan peserta didik untuk memasuki pembelajaran dengan fokus terhadap tubuh, pikiran, lingkungan, dan keselamatan.

Peserta didik menempatkan diri sesuai formasi dengan tertib dan menyampaikan pengetahuan awal tentang bulu tangkis.

B .  Meanigfull (Bermakna)

Guru menjelaskan nilai-nilai bulu tangkis seperti disiplin, tanggung jawab, sportivitas, keberanian, dan pengendalian diri.

Peserta didik menyebutkan contoh penerapan nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Berikan perhatian pribadi dengan membimbing siswa yang kesulitan.

C.Joyful (Menyenangkan)

Setelah latihan teknik, memberikan waktu siswa untukmelakukan refleksi dalam kelompok kecil dengan suasana santai dan penuh semangat.

Berikan penghargaan atau pujian atas usaha dan kemajuan, bukan hanya hasil pengetahuan terkait bulu tangkis.

Gunakan musik atau teman sebagai penyemangat supaya suasana menjadi lebih ceria.

Alur tujuan pembelajaran

1. Peserta didik mampu menjelaskan teknik dasar permainan bulu tangkis beserta fungsi dan penerapannya dalam situasi permainan.


Metode pembelajaran : 

Pendekatan pembelajaran Deep Learning : Problem-Based Learning (PBL)

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.

Bagaimana kabarnya hari ini,  jangan siasiakan waktu dalm beribadah ya? sehat semua yaa..

alhamdulillah..

Insyaa allah kalian sudah sholat subuh semua yaa, sebelum belajar baiknya kita berdoa sejenak.. berdoa mulai... aamiin   

semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat dan selalu dalam lindungan Allah Swt. aamiin

Alhamdulillah hari ini, kita bisa bertemu kembali dalam pelajaran PJOK.

Semoga dalam proses pembelajaran kita diberi kemudahan dalam pemahaman. aamiin.

Anak-anakku, pada pertemuan kali ini,

Sebelum kita memasuki materi pembelajaran, kita harus mengingat kebesaran Allah Swt. yang telah menciptakan kita semua

1. Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta) vs. Imajinasi Manusia

Peserta didik diajak untuk merenungkan bahwa kemampuan manusia menciptakan cerita hanyalah sebuah bentuk imitasi terbatas dari kekuasaan Al-Khaliq. Jika manusia bisa menciptakan dunia fantasi dalam pikiran dan tulisan, Allah SWT adalah Pencipta nyata (Al-Khaliq) dari ketiadaan menjadi ada beserta hukum alam yang sempurna. Ini melatih keimanan agar imajinasi tidak melampaui batas ketuhanan atau mengklaim diri mampu menciptakan sesuatu secara hakiki.

Modul Pembelajaran PJOK: Bulu Tangkis (Kelas 7 SMP)

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik mampu menjelaskan teknik dasar permainan bulu tangkis beserta fungsi dan penerapannya dalam situasi permainan.



1. Cara Memegang Raket (Grip)

  • Forehand Grip

    • Cara: Memegang raket seperti berjabat tangan. V-shape antara ibu jari dan jari telunjuk berada di bagian samping pegangan.

    • Fungsi & Penerapan: Digunakan untuk memukul kok yang berada di sebelah kanan tubuh (bagi pemukul kanan), seperti servis forehand, lob, smash, dan drop shot.

  • Backhand Grip

    • Cara: Menggeser pegangan sedikit, di mana ibu jari bersandar lurus pada permukaan lebar (flat surface) gagang raket.

    • Fungsi & Penerapan: Mengontrol pukulan yang datang ke arah kiri tubuh/sisi backhand atau saat melakukan servis pendek backhand.

  • American Grip / Frying Pan

    • Cara: Memegang raket seperti memegang wajan penggorengan (ibu jari dan jari telunjuk menempel pada bagian pipih raket).

    • Fungsi & Penerapan: Sangat efektif untuk menepuk kok di dekat net (net kill) atau melakukan smash cepat di depan dada/net.

2. Sikap Siap (Ready Stance)

  • Teknik:

    • Kaki dibuka selebar bahu, lutut sedikit ditekuk (athletic stance).

    • Posisi badan condong ke depan dengan berat badan terbagi rata di kedua kaki.

    • Raket diangkat di depan dada siap menyambut kok.

  • Fungsi & Penerapan: Mempersiapkan tubuh untuk merespons dan bergerak cepat ke segala arah mengikuti arah datangnya kok dari lawan.

3. Pergerakan Kaki (Footwork)

  • Teknik:

    • Pergerakan langkah kaki yang lincah (melangkah, meluncur, atau melompat) kembali ke titik pusat (center location) setelah memukul kok.

  • Fungsi & Penerapan: Menjaga keseimbangan tubuh dan memungkinkan pemain menjangkau kok secara efisien di area depan, tengah, maupun belakang lapangan.

4. Teknik Servis (Service)

  • Servis Pendek (Short Serve)

    • Penerapan: Kok dipukul tipis melintasi net dan jatuh dekat garis servis depan lawan (sering memakai backhand grip).

    • Fungsi: Membatasi ruang lawan untuk menyerang dan memaksa lawan mengangkat kok.

  • Servis Panjang / Tinggi (Long/High Serve)

    • Penerapan: Kok dipukul lambung jauh ke belakang area permainan lawan (menggunakan forehand grip).

    • Fungsi: Menekan lawan ke area belakang lapangan dan memberi waktu bagi kita untuk bersiap.

5. Pukulan Lob / Clear

  • Teknik: Memukul kok dari atas kepala (overhand) hingga melambung tinggi dan jatuh di bagian belakang lapangan lawan.

  • Fungsi & Penerapan:

    • Lob Defensif: Memberikan waktu tambahan bagi pemain untuk kembali ke posisi siap saat tertekan.

    • Lob Offensif: Membuka ruang kosong lawan di area depan dengan memaksa mereka mundur jauh ke belakang.

6. Pukulan Drop Shot

  • Teknik: Memukul kok dari area belakang dengan ayunan seperti hendak smash, namun pada detik akhir dorongan diperlembut sehingga kok jatuh menukik di dekat net lawan.

  • Fungsi & Penerapan: Mengecoh lawan yang mengira akan menerima smash, serta memaksa lawan bergerak cepat dari belakang ke depan net.

7. Pukulan Smash

  • Teknik: Memukul kok secara keras, tajam, dan menukik cepat ke area permainan lawan menggunakan tenaga penuh dan ayunan dari atas kepala.

  • Fungsi & Penerapan: Senjata utama serangan untuk mematikan langkah lawan dan mencetak poin secara langsung.

8. Pukulan Drive

  • Teknik: Pukulan datar dan cepat sejajar atau sedikit di atas net, biasanya dilakukan dari area tengah lapangan.

  • Fungsi & Penerapan: Mempercepat tempo permainan, merebut inisiatif serangan dalam permainan ganda, dan menyulitkan lawan untuk mengembalikan kok secara akurat.

9. Pukulan Netting

  • Teknik: Memukul kok di dekat net dengan dorongan sangat halus agar kok bergulir setipis mungkin melewati bibir net lawan.

  • Fungsi & Penerapan: Mengontrol area depan net, menguji kejelian dan kontrol halus lawan, serta menciptakan peluang untuk melakukan smash jika lawan mengembalikan kok terlalu tinggi.



Asesmen

A. Soal Pilihan Ganda

  1. Cara memegang raket di mana ibu jari dan jari telunjuk membentuk huruf "V" pada bagian samping pegangan raket disebut... A. Backhand grip B. Forehand grip C. American grip D. Combination grip

  2. Perhatikan teknik memegang raket berikut:

    1. Ibu jari menempel dan menekan pada permukaan lebar gagang raket.

    2. Digunakan untuk memukul kok di sebelah kiri tubuh.

    Teknik pegangan tersebut dinamakan... A. Forehand grip B. American grip C. Backhand grip D. Drive grip

  3. Posisi badan yang benar saat melakukan sikap siap (ready stance) dalam permainan bulu tangkis adalah... A. Berdiri tegak, kaki rapat, dan raket di bawah B. Kaki dibuka selebar bahu, lutut sedikit ditekuk, dan badan condong ke depan C. Kaki disilang dan badan bersandar pada net D. Membungkuk penuh dengan tangan menyentuh lantai

  4. Apa fungsi utama dari pergerakan kaki (footwork) yang lincah di lapangan bulu tangkis? A. Agar terlihat cepat saat berlari ke luar lapangan B. Mencapai kok secara efisien dan menjaga keseimbangan tubuh C. Mengelabui wasit pertandingan D. Mempermudah melakukan protes kepada lawan

  5. Jenis servis yang bertujuan untuk membuat kok melambung tinggi dan jatuh di garis belakang area permainan lawan disebut... A. Short serve (Servis pendek) B. Drive serve C. Long / High serve (Servis panjang) D. Net serve



kesimpulan materi

Teknik DasarArah / Karakteristik KokTujuan Utama dalam Permainan
ServisAwal mula reli (pendek/tinggi)Memulai permainan dan mengontrol tempo
LobMelambung tinggi ke belakangMengatur ulang posisi/menekan area belakang
Drop ShotMenukik halus di dekat netMengecoh dan memancing lawan ke depan
SmashMenukik tajam dan cepatMematikan lawan dan memperoleh poin
DriveDatar dan cepatMenyerang secara cepat di tengah lapangan
NettingTipis melintasi bibir netMenguasai area depan net dan memicu umpan tinggi

 Kesimpulan pembelajaran

komentar siswa

Sejarah,pengertian,peraturan permainan bola basket, kelas 9

 IDENTITASI

- Nama Guru               :  Andi Prayogo, S.Pd

- Mapel Diampuh        :  PJOK

- Hari/Tanggal            :  Kamis / 5 November 2026

- Kelas                         :  IX

- Pertemuan                 : 16

- Materi                       :  Bola Basket

CAPAIAN PEMBELAJARAN 

4.3. Bergaya Hidup Aktif : Berpartisipasi dalam aktivitas jasmani untuk menggambarkan reaksi tubuh terhadap berbagai tingkat intensitas yang berbeda; berpartisipasi dalam aktivitas jasmani yang menyehatkan di luar ruang dan/atau lingkungan alam dan menggambarkan sumber daya yang dibutuhkan untuk meningkatkan menjelaskan partisipasi; dan dan mengusulkan strategi peningkatan aktivitas jasmani dan perilaku pencegahan penyakit disesuaikan dengan kemampuan (kondisional). dan karakteristik.

Tujuan pembelajaran

berpartisipasi dalam aktivitas jasmani yang menyehatkan di luar ruang dan/atau lingkungan alam dan menggambarkan sumber daya yang dibutuhkan untuk meningkatkan menjelaskan partisipasi

A . Mindful (Berkesadaran)

Guru mengarahkan peserta didik melakukan pemanasan dan memeriksa kesiapan fisik serta kondisi lapangan dan peralatan.

Guru menjelaskan teknik dasar passing dan drilbling meliputi posisi awal, pelaksanaan gerakan, dan gerak lanjutan.

Peserta didik memusatkan perhatian pada penjelasan dan demonstrasi guru.

Peserta didik mengidentifikasi tahapan gerak setiap teknik dasar bola basket.

B .  Meanigfull (Bermakna)

Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil untuk melakukan latihan individu, berpasangan, dan kelompok.

Guru membimbing peserta didik mempraktikkan passing  dengan sasaran tertentu, serta dribling

Peserta didik mempraktikkan keenam teknik dasar sesuai instruksi guru.

Peserta didik bekerja sama dengan pasangan untuk mengamati ketepatan gerakan dan memberikan masukan.

C.Joyful (Menyenangkan)

Guru mengorganisasikan permainan modifikasi bola basket, misalnya permainan 3 lawan 3 atau 4 lawan 4 dengan aturan yang disesuaikan dengan kemampuan peserta didik.

Guru memberikan tantangan kepada setiap kelompok untuk membangun serangan melalui passing, umpan, dan serangan yang sesuai dengan situasi.

Peserta didik mengikuti permainan modifikasi secara aktif dan sportif.

Peserta didik menerapkan passing , dribling sesuai kebutuhan permainan.

Alur tujuan pembelajaran

1. Peserta didik mampu mengidentifikasi pengertian, sejarah singkat, tujuan permainan, ukuran lapangan, perlengkapan, jumlah pemain, dan peraturan dasar bola basket dengan benar.

2. Peserta didik mampu menjelaskan teknik dasar bola basket (passing, catching, dribbling, shooting, pivot, rebound) beserta fungsi dan penerapannya dalam permainan.


Metode pembelajaran : 

Pendekatan pembelajaran Deep Learning : Problem-Based Learning (PBL)

 Assalamu'alaikum Wr.Wb.

الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.

Bagaimana kabarnya hari ini,  jangan siasiakan waktu dalm beribadah ya? sehat semua yaa..

alhamdulillah..

Insyaa allah kalian sudah sholat subuh semua yaa, sebelum belajar baiknya kita berdoa sejenak.. berdoa mulai... aamiin   

semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat dan selalu dalam lindungan Allah Swt. aamiin

Alhamdulillah hari ini, kita bisa bertemu kembali dalam pelajaran PJOK.

Semoga dalam proses pembelajaran kita diberi kemudahan dalam pemahaman. aamiin.

Anak-anakku, pada pertemuan kali ini,

Sebelum kita memasuki materi pembelajaran, kita harus mengingat kebesaran Allah Swt. yang telah menciptakan kita semua

1. Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta) vs. Imajinasi Manusia

Peserta didik diajak untuk merenungkan bahwa kemampuan manusia menciptakan cerita hanyalah sebuah bentuk imitasi terbatas dari kekuasaan Al-Khaliq. Jika manusia bisa menciptakan dunia fantasi dalam pikiran dan tulisan, Allah SWT adalah Pencipta nyata (Al-Khaliq) dari ketiadaan menjadi ada beserta hukum alam yang sempurna. Ini melatih keimanan agar imajinasi tidak melampaui batas ketuhanan atau mengklaim diri mampu menciptakan sesuatu secara hakiki. 

MODUL PEMBELAJARAN PJOK: PERMAINAN BOLA BASKET

Mata Pelajaran: Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) Fase/Kelas: (Disesuaikan, misal: Fase D/Kelas IX atau Fase E/Kelas X)

1. Sejarah Singkat Bola Basket (Origin Story)

Sebagai langkah awal, siswa harus memahami akar dari olahraga ini. Bola basket bukan sekadar permainan, melainkan hasil inovasi jenius.

Deskripsi Materi: Permainan bola basket diciptakan pada bulan Desember 1891 oleh Dr. James Naismith, seorang guru olahraga asal Kanada yang mengajar di International YMCA Training School (sekarang Springfield College) di Massachusetts, Amerika Serikat. Naismith mencari solusi untuk permainan indoor (dalam ruangan) yang kompetitif, tidak terlalu kasar, dan bisa dimainkan selama musim dingin yang panjang. Ia menggantungkan dua buah keranjang buah persik di balkon gimnasium sebagai sasaran, dan lahirlah bola basket. Permainan ini masuk ke Indonesia sekitar tahun 1920-an, dibawa oleh para perantau dari Cina.



(Gambar 1: Visualisasi imajiner Dr. James Naismith dan keranjang buah persik pertama di gimnasium YMCA yang sederhana, circa 1891.)

2. Pengertian Bola Basket

Setelah mengetahui sejarahnya, kita definisikan permainannya secara teknis.

Deskripsi Materi: Bola basket adalah permainan bola besar beregu yang dimainkan oleh dua tim, masing-masing beranggotakan lima orang pemain di lapangan. Tujuan utama permainan ini adalah mencetak poin dengan cara memasukkan bola ke dalam keranjang (ring) lawan, serta mencegah lawan melakukan hal yang sama di keranjang kita. Permainan ini mengandalkan kecepatan, ketangkasan, kekuatan, dan kerja sama tim. Skor dihitung 1 poin untuk lemparan bebas (free throw), 2 poin untuk tembakan dari dalam garis perimeter, dan 3 poin untuk tembakan dari luar garis perimeter.



(Gambar 2: Pertandingan basket modern 5 vs 5 di lapangan indoor yang representatif, menunjukkan aspek kompetisi dan kerja sama.)

3. Teknik Dasar (Fundamental Skills)

Tanpa fondasi teknis yang kuat, seorang pemain tidak akan bisa berkontribusi maksimal. Inilah inti dari pembelajaran PJOK.

Deskripsi Materi: Ada empat teknik dasar utama yang wajib dikuasai oleh setiap pemain:

  1. Mengoper (Passing): Memindahkan bola ke rekan satu tim. Ada beberapa jenis, seperti Chest Pass (operan setinggi dada, paling akurat), Bounce Pass (operan pantul untuk melewati lawan), dan Overhead Pass (operan dari atas kepala untuk jarak jauh).

  2. Menggiring (Dribbling): Membawa bola dengan memantulkannya ke lantai menggunakan satu tangan (bergantian kiri/kanan, tapi tidak boleh bersamaan). Dribble digunakan untuk melindungi bola (protective), melewati lawan (crossover), atau mengatur serangan.

  3. Menembak (Shooting): Teknik memasukkan bola ke ring. Ini adalah kunci mencetak poin. Bentuk fundamentalnya adalah Set Shot, Jump Shot, dan Lay-up (tembakan lari).

  4. Gerakan Kaki (Pivot & Footwork): Gerakan berputar dengan satu kaki sebagai poros (pivot) tanpa menggesernya, dilakukan setelah menerima bola untuk menghindari sergapan lawan sebelum melakukan dribble, pass, atau shot



(Gambar 3: Montage empat panel yang mengilustrasikan fundamental: Passing, Dribbling, Shooting, dan Gerakan Pivot.)

4. Peraturan Permainan (Rules of the Game)

Peraturan menjaga keadilan dan integritas permainan. Siswa PJOK harus mengetahui batas-batasnya.

Deskripsi Materi: Secara garis besar, peraturan basket dibagi menjadi Pelanggaran Keras (Foul) dan Pelanggaran Administratif (Violation).

  1. Personal Foul: Kontak fisik ilegal yang merugikan lawan (misal: memukul tangan saat lawan menembak, mendorong, atau menghalangi jalan lawan dengan tubuh secara kasar). Jika terjadi saat lawan menembak, lawan mendapat free throw. Pemain akan dikeluarkan (fouled out) jika mencapai 5 foul dalam satu pertandingan.

  2. Violations: Pelanggaran aturan penanganan bola yang mengakibatkan perpindahan kepemilikan bola. Contoh utamanya:

    • Traveling (Walking): Melangkah lebih dari dua kali tanpa mendribble bola.

    • Double Dribble: Menghentikan dribble, memegang bola dengan dua tangan, lalu mendribble kembali; atau mendribble dengan kedua tangan bersamaan.

    • Pelanggaran Waktu: 3 Seconds (berdiam di area bersyarat lawan lebih dari 3 detik), 8 Seconds (gagal membawa bola melewati garis tengah dalam 8 detik), dan 24 Seconds (gagal melakukan shot yang mengenai ring dalam 24 detik waktu serangan).



(Gambar 4: Montage illustrative yang menunjukkan visualisasi Pelanggaran Keras (Foul), Pelanggaran Double Dribble, batas waktu serangan 24 detik, dan monitor pencatat foul pemain.)

Asesmen

1. Aspek: Sejarah Bola Basket

  • Soal: Permainan bola basket diciptakan pada akhir abad ke-19 oleh seorang guru olahraga. Jelaskan secara singkat latar belakang diciptakannya permainan bola basket oleh Dr. James Naismith dan benda apa yang pertama kali digunakan sebagai sasaran memasukkan bola!

2. Aspek: Pengertian Bola Basket

  • Soal: Secara definitif, bola basket dikategorikan sebagai permainan bola besar beregu. Jelaskan pengertian bola basket secara umum beserta berapa jumlah pemain inti yang berada di lapangan dari setiap tim!

3. Aspek: Teknik Dasar (Passing)

  • Soal: Dalam mengoper bola (passing) kepada rekan satu tim, terdapat beberapa teknik dasar yang biasa digunakan. Sebutkan dan jelaskan 3 (tiga) jenis operan utama dalam permainan bola basket!

Kesimpulan Materi

Sebagai penutup, kita rangkum semuanya dan fokus pada nilai educatifnya.

Deskripsi Materi: Permainan bola basket adalah olahraga yang kompleks, dinamis, dan sangat menghibur. Diciptakan oleh Dr. Naismith sebagai solusi aktivitas indoor, kini basket telah mendunia. Untuk menjadi pemain basket yang baik, tidak cukup hanya memiliki fisik yang kuat; seseorang harus menguasai fundamental (Dribbling, Passing, Shooting, Pivot) dan memahami serta menghormati peraturan permainan (Foul & Violation). Lebih dari sekadar menang-kalah, bola basket mengajarkan nilai-nilai karakter penting: Kerja Sama Tim, Kedisiplinan, Sportivitas, dan Komunikasi.



Kesimpulan pembelajaran

komentar siswa

Sejarah,pengertian,peraturan teknik dasar bulu tangkis, kelas 7

IDENTITASI - Nama Guru               :  Andi Prayogo, S.Pd - Mapel Diampuh        :  PJOK - Hari/Tanggal            :  Kamis / 5 November 20...