Kamis, 01 Oktober 2026

Praktik lompat jauh, kelas 7

IDENTITASI

- Nama Guru               :  Andi Prayogo, S.Pd

- Mapel Diampuh        :  PJOK

- Hari/Tanggal            :  Kamis / 24 September 2026

- Kelas                         :  VII

- Judul Materi             :  lompat jauh

- pertemuan ke            : 11


CAPAIAN PEMBELAJARAN 

4.1 Mulai bergerak : Menunjukkan kemampuan keterampilan gerak serta mentransfernya ke dalam berbagai situasi gerak; menyusun dan memperagakan strategi gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak; memperagakan dan menjelaskan konsep gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak yang disesuaikan dengan kemampuan karakteristik murid (kondisional). 

Tujuan pembelajaran

Menyusun dan memperagakan strategi gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak;


A . Mindful (Berkesadaran)

·      Pada tahap ini peserta didik diarahkan untuk fokus pada gerakan, tubuh, lingkungan, dan keselamatan.

B . Meaningfull (bermakna)

· Pada tahap ini guru menghubungkan lompat jauh dengan pengalaman nyata dan nilai kehidupan.

·       Joyful (Menyenangkan)

Pembelajaran dibuat dalam bentuk permainan agar peserta didik aktif dan menikmati proses belajar.

Siswa melakukan jalan cepat kembali dengan menerapkan hasil evaluasi. Siswa berusaha memperbaiki kesalahan teknik yang ditemukan sebelumnya.


Alur tujuan pembelajaran

 1. Mempraktikkan teknik dasar lompat jauh melalui rangkaian gerak awalan, tolakan, melayang, dan pendaratan sesuai prosedur dan memperhatikan keselamatan.

2. Menganalisis kelebihan dan kekurangan teknik lompat jauh berdasarkan hasil pengamatan diri maupun teman serta menentukan alternatif perbaikannya.


Metode pembelajaran : 

Pendekatan pembelajaran Deep Learning : Problem-Based Learning (PBL)


Assalamu'alaikum Wr.Wb.

الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ


Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.

Bagaimana kabarnya hari ini,  jangan siasiakan waktu dalm beribadah ya? sehat semua yaa..

alhamdulillah..

Insyaa allah kalian sudah sholat subuh semua yaa, sebelum belajar baiknya kita berdoa sejenak.. berdoa mulai... aamiin   

semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat dan selalu dalam lindungan Allah Swt. aamiin

Alhamdulillah hari ini, kita bisa bertemu kembali dalam pelajaran PJOK.

Semoga dalam proses pembelajaran kita diberi kemudahan dalam pemahaman. aamiin.

Anak-anakku, pada pertemuan kali ini,

Sebelum kita memasuki materi pembelajaran, kita harus mengingat kebesaran Allah Swt. yang telah menciptakan kita semua


1. Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta) vs. Imajinasi Manusia

Peserta didik diajak untuk merenungkan bahwa kemampuan manusia menciptakan cerita hanyalah sebuah bentuk imitasi terbatas dari kekuasaan Al-Khaliq. Jika manusia bisa menciptakan dunia fantasi dalam pikiran dan tulisan, Allah SWT adalah Pencipta nyata (Al-Khaliq) dari ketiadaan menjadi ada beserta hukum alam yang sempurna. Ini melatih keimanan agar imajinasi tidak melampaui batas ketuhanan atau mengklaim diri mampu menciptakan sesuatu secara hakiki.


Materi PJOK Kelas VII: Lompat Jauh

3. Tahapan Teknik Lompat Jauh

Secara umum, lompat jauh terdiri atas empat tahapan utama, yaitu:

Awalan → Tolakan → Melayang → Mendarat


A. Awalan

Awalan merupakan gerakan berlari sebelum melakukan tolakan.

Cara melakukan awalan:

Berdiri di titik awal lintasan dengan posisi siap.

Berlari menuju papan atau area tolakan secara bertahap.

Pertahankan kecepatan dan irama langkah.

Pandangan diarahkan ke depan.

Langkah terakhir harus dipersiapkan agar kaki dapat melakukan tolakan dengan tepat.

Hindri memperlambat lari secara tiba-tiba sebelum melakukan tolakan.

Tujuan awalan: memperoleh kecepatan horizontal yang optimal sebagai modal untuk menghasilkan lompatan yang jauh.


B. Tolakan

Tolakan merupakan gerakan menumpukan salah satu kaki pada papan tolakan untuk mengubah gerakan lari menjadi gerakan melompat.

Cara melakukan tolakan:

Gunakan satu kaki sebagai kaki tolakan.

Kaki tolakan menumpu dengan kuat.

Badan didorong ke depan dan ke atas.

Ayunkan kedua lengan untuk membantu menghasilkan daya dorong.

Kaki bebas diayunkan ke depan atau ke atas untuk membantu gerakan tubuh.

Hal penting: tolakan harus dilakukan dengan kuat dan tepat tanpa melewati batas papan tolakan.


C. Sikap Melayang di Udara

Setelah melakukan tolakan, tubuh berada pada fase melayang.

Untuk tingkat kelas VII, salah satu teknik yang dapat diperkenalkan adalah gaya jongkok.

Cara melakukannya:

Setelah menolak, kedua kaki diayunkan ke depan.

Kedua lutut ditekuk seperti posisi jongkok.

Kedua lengan dapat diayunkan ke depan untuk membantu keseimbangan.

Pertahankan tubuh tetap seimbang selama berada di udara.

Bersiap untuk melakukan pendaratan dengan kedua kaki.

D. Pendaratan

Pendaratan dilakukan setelah tubuh berada di udara dan bertujuan untuk memperoleh hasil lompatan sekaligus mengurangi risiko cedera.

Cara melakukan pendaratan:

Kedua kaki diarahkan ke depan.


Lutut ditekuk ketika kaki menyentuh pasir.

Kedua tangan dapat diayunkan ke depan.

Badan dibawa ke depan agar tidak jatuh ke belakang.

Usahakan kedua kaki mendarat secara bersamaan. 

Soal pengetahuan  Lompat Jauh Kelas VII

1. Lompat jauh merupakan salah satu cabang olahraga atletik yang bertujuan untuk ....
A. melompat setinggi-tingginya.
B. berlari secepat-cepatnya.
C. melompat sejauh-jauhnya,
D. melempar sejauh-jauhnya.

2. Urutan tahapan gerakan dalam lompat jauh yang benar adalah ....
A. tolakan, awalan, mendarat, melayang.
B. awalan, tolakan, melayang, mendarat,
C. awalan, melayang, tolakan, mendarat.
D. melayang, awalan, tolakan, mendarat.

3. Tujuan melakukan awalan dalam lompat jauh adalah ....
A. memperoleh kecepatan sebelum melakukan tolakan,
B. memperlambat gerakan sebelum melompat.
C. mempersiapkan tubuh untuk melakukan pendaratan.
D. menjaga agar tubuh tetap berada di tanah.

4. Dalam melakukan tolakan lompat jauh, seorang pelompat menggunakan ....
A. kedua kaki secara bersamaan.
B. satu kaki yang paling kuat,
C. kedua tangan.
D. lutut.

5. Teknik pendaratan yang benar dalam lompat jauh adalah ....
A. mendarat dengan satu kaki dan badan ke belakang.
B. mendarat dengan kedua kaki dan lutut ditekuk,
C. mendarat dengan tangan terlebih dahulu.
D. mendarat dengan kaki lurus dan badan tegak.

Kesimpulan materi

Lompat jauh adalah olahraga atletik yang bertujuan menghasilkan lompatan sejauh mungkin. Gerakan dasarnya terdiri dari:

1. Awalan → mendapatkan kecepatan.
2. Tolakan → menghasilkan daya dorong.
3. Melayang → mempertahankan keseimbangan dan mempersiapkan pendaratan.
4. Mendarat → mendarat dengan kedua kaki dan menjaga tubuh agar tidak jatuh ke belakang.

Gerak Dasar Serangan (pencak silat)kelas 9

  IDENTITASI

- Nama Guru               :  Andi Prayogo, S.Pd

- Mapel Diampuh        :  PJOK

- Hari/Tanggal            :  Kamis / 1 Oktober 2026

- Kelas                         :  IX

- Pertemuan                 : 11

- Materi                       :  Pencak Silat

CAPAIAN PEMBELAJARAN 

4.1 Mulai bergerak : Menunjukkan kemampuan keterampilan gerak serta mentransfernya ke dalam berbagai situasi gerak; menyusun dan memperagakan strategi gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak; memperagakan dan menjelaskan konsep gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak yang disesuaikan dengan kemampuan karakteristik murid (kondisional). 

Tujuan pembelajaran

Menyusun dan memperagakan strategi gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak;

A . Mindful (Berkesadaran)

Guru mengondisikan peserta didik untuk memasuki pembelajaran dengan fokus terhadap tubuh, pikiran, lingkungan, dan keselamatan.

Peserta didik menempatkan diri sesuai formasi dengan tertib dan menyampaikan pengetahuan awal tentang pencak silat.

B .  Meanigfull (Bermakna)

Guru menjelaskan nilai-nilai pencak silat seperti disiplin, tanggung jawab, sportivitas, keberanian, dan pengendalian diri.

Peserta didik menyebutkan contoh penerapan nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Berikan perhatian pribadi dengan membimbing siswa yang kesulitan.

C.Joyful (Menyenangkan)

Setelah latihan teknik, memberikan waktu siswa untukmelakukan refleksi dalam kelompok kecil dengan suasana santai dan penuh semangat.

Berikan penghargaan atau pujian atas usaha dan kemajuan, bukan hanya hasil pengetahuan terkait pencak silat.

Gunakan musik atau teman sebagai penyemangat supaya suasana menjadi lebih ceria.

Alur tujuan pembelajaran

1. Peserta didik mampu mengidentifikasi pengertian, tujuan, nilai-nilai, teknik dasar koordinasi gerak, jenis serangan, elakan, dan tangkisan dalam pencak silat dengan benar.

2. Peserta didik mampu menjelaskan prinsip gerak dan fungsi koordinasi gerak dasar, serangan, elakan, dan tangkisan dalam berbagai situasi latihan maupun pertandingan pencak silat.


Metode pembelajaran : 

Pendekatan pembelajaran Deep Learning : Problem-Based Learning (PBL)

 


Assalamu'alaikum Wr.Wb.

الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.

Bagaimana kabarnya hari ini,  jangan siasiakan waktu dalm beribadah ya? sehat semua yaa..

alhamdulillah..

Insyaa allah kalian sudah sholat subuh semua yaa, sebelum belajar baiknya kita berdoa sejenak.. berdoa mulai... aamiin   

semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat dan selalu dalam lindungan Allah Swt. aamiin

Alhamdulillah hari ini, kita bisa bertemu kembali dalam pelajaran PJOK.

Semoga dalam proses pembelajaran kita diberi kemudahan dalam pemahaman. aamiin.

Anak-anakku, pada pertemuan kali ini,

Sebelum kita memasuki materi pembelajaran, kita harus mengingat kebesaran Allah Swt. yang telah menciptakan kita semua

1. Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta) vs. Imajinasi Manusia

Peserta didik diajak untuk merenungkan bahwa kemampuan manusia menciptakan cerita hanyalah sebuah bentuk imitasi terbatas dari kekuasaan Al-Khaliq. Jika manusia bisa menciptakan dunia fantasi dalam pikiran dan tulisan, Allah SWT adalah Pencipta nyata (Al-Khaliq) dari ketiadaan menjadi ada beserta hukum alam yang sempurna. Ini melatih keimanan agar imajinasi tidak melampaui batas ketuhanan atau mengklaim diri mampu menciptakan sesuatu secara hakiki.

E. Prinsip Dasar Gerak Pencak Silat

Gerakan pencak silat membutuhkan perpaduan antara sikap tubuh, keseimbangan, perpindahan posisi, arah gerak, kecepatan, kekuatan, dan koordinasi.

Beberapa prinsip yang perlu diperhatikan adalah:

1. Keseimbangan

Tubuh harus berada pada posisi yang stabil ketika melakukan gerakan.

Keseimbangan diperlukan ketika:

  • melakukan kuda-kuda;

  • melakukan serangan;

  • melakukan elakan;

  • melakukan tangkisan;

  • berpindah arah.

2. Koordinasi

Koordinasi merupakan kemampuan menggabungkan beberapa gerakan tubuh agar dilakukan secara tepat dan efektif.

Contoh:

Gerakan kaki berpindah posisi → tubuh memutar → tangan melakukan teknik serangan.

Gerakan tersebut harus dilakukan secara berurutan, tepat, dan terkontrol.

3. Keluwesan

Gerakan dilakukan tidak kaku sehingga tubuh dapat berpindah dari satu posisi ke posisi lainnya dengan baik.

4. Ketepatan

Gerakan harus diarahkan sesuai tujuan dan dilakukan pada waktu yang tepat.

5. Kecepatan

Kecepatan diperlukan terutama ketika melakukan perpindahan posisi, serangan, elakan, atau tangkisan.

6. Pengendalian gerak

Setiap gerakan harus dapat dikendalikan agar latihan berlangsung aman dan tidak mencederai pasangan.


F. Teknik Dasar Koordinasi Gerak

Koordinasi gerak dalam pencak silat merupakan kemampuan menggabungkan beberapa komponen gerak menjadi satu rangkaian gerakan yang efektif.

Contoh rangkaian:

Sikap pasang → melangkah → melakukan serangan → kembali ke sikap pasang.

Rangkaian lainnya:

Sikap pasang → lawan melakukan serangan → melakukan elakan → kembali ke posisi siap.

Komponen koordinasi gerak

  1. Koordinasi mata dan tangan

    • Mata mengamati arah gerak.

    • Tangan melakukan gerakan sesuai situasi.

  2. Koordinasi kaki dan tangan

    • Kaki melakukan perpindahan atau tumpuan.

    • Tangan melakukan teknik serangan atau pertahanan.

  3. Koordinasi tubuh secara keseluruhan

    • Kaki, tangan, badan, kepala, dan pandangan bekerja secara terpadu.

Fungsi koordinasi

Koordinasi diperlukan agar:

  • gerakan menjadi lebih efektif;

  • keseimbangan tetap terjaga;

  • perpindahan gerak lebih lancar;

  • respons terhadap situasi menjadi lebih baik;

  • gerakan dapat dilakukan secara terkontrol.


G. Jenis-Jenis Serangan

Serangan dalam pencak silat merupakan gerakan yang dilakukan untuk mengenai sasaran sesuai aturan dalam latihan atau pertandingan.

Secara umum, serangan dapat dilakukan menggunakan tangan dan kaki.

1. Serangan menggunakan tangan

Contohnya:

  • pukulan lurus;

  • pukulan bandul;

  • pukulan samping;

  • pukulan melingkar.

Dalam pembelajaran PJOK, teknik tersebut dilakukan dengan sasaran latihan yang aman dan mengikuti instruksi guru.

Prinsip melakukan serangan tangan

  • sikap awal seimbang;

  • pandangan terarah;

  • gerakan dilakukan dengan koordinasi tubuh;

  • tenaga dikendalikan;

  • segera kembali ke posisi siap.


2. Serangan menggunakan kaki

Contohnya:

  • tendangan lurus;

  • tendangan samping;

  • tendangan belakang;

  • tendangan berbentuk sabit.

Prinsip melakukan tendangan

  1. Memiliki keseimbangan yang baik.

  2. Kaki tumpuan kuat.

  3. Gerakan dilakukan sesuai teknik.

  4. Sasaran dan arah gerakan dikontrol.

  5. Setelah melakukan tendangan, kembali ke posisi yang stabil.


H. Elakan

Elakan adalah teknik menghindari serangan lawan dengan cara memindahkan atau mengubah posisi tubuh sehingga serangan tidak mengenai sasaran.

Elakan membutuhkan:

  • kecepatan reaksi;

  • kelincahan;

  • keseimbangan;

  • koordinasi;

  • kemampuan membaca arah gerakan.

Bentuk elakan

1. Elakan ke samping

Tubuh dipindahkan ke arah samping untuk menghindari serangan.

2. Elakan ke belakang

Tubuh bergerak menjauh ke arah belakang dengan tetap menjaga keseimbangan.

3. Elakan bawah

Tubuh merendahkan posisi untuk menghindari serangan yang datang pada bagian atas tubuh.

4. Elakan atas

Tubuh mengubah posisi untuk menghindari serangan yang diarahkan pada bagian tertentu.

Catatan: teknik elakan harus dilakukan sesuai kemampuan peserta didik dan di bawah pengawasan guru agar aman.


I. Tangkisan

Tangkisan adalah gerakan pertahanan untuk menahan, mengalihkan, atau membendung serangan lawan menggunakan bagian tubuh yang sesuai dengan teknik.

Tangkisan berbeda dengan elakan.

ElakanTangkisan
Menghindari seranganMenghadapi atau mengalihkan serangan
Dilakukan dengan perubahan posisi tubuhDilakukan dengan gerakan bagian tubuh untuk membendung/mengalihkan
Menekankan kemampuan menghindarMenekankan kemampuan bertahan

Beberapa jenis tangkisan

1. Tangkisan dalam

Gerakan tangan dari arah luar menuju ke dalam untuk menghalau serangan.

2. Tangkisan luar

Gerakan tangan dari arah dalam menuju ke luar.

3. Tangkisan atas

Digunakan untuk menghadapi serangan yang datang dari arah atas atau menuju bagian atas tubuh.

4. Tangkisan bawah

Dilakukan untuk menghadapi serangan yang mengarah ke bagian bawah tubuh.


J. Fungsi Serangan, Elakan, dan Tangkisan

Ketiga teknik tersebut memiliki fungsi yang berbeda tetapi saling berhubungan.

TeknikFungsi utama
SeranganMelakukan gerakan menyerang sesuai aturan
ElakanMenghindari serangan dengan perubahan posisi
TangkisanMenahan atau mengalihkan serangan
Koordinasi gerakMenggabungkan berbagai gerakan agar efektif dan terkontrol

Dalam situasi latihan, misalnya:

Pasangan A melakukan serangan → Pasangan B melakukan elakan → kembali ke sikap pasang.

Atau:

Pasangan A melakukan serangan → Pasangan B melakukan tangkisan → kembali ke sikap pasang.

Latihan dilakukan secara terkontrol, bukan dengan kekuatan penuh.

Link vidio : https://www.google.com/search?q=materi+gerak+dasar+pukulan+dan+tendangan+pencak+silat&udm=vids#fpstate=ive&vld=cid:fc1d874c,vid:Q3VN_VbG76k,st:0

Kesimpulan materi : 

kesimpulan pembelajaran : 

komentar siswa :

Praktik lompat jauh, kelas 7

IDENTITASI - Nama Guru               :  Andi Prayogo, S.Pd - Mapel Diampuh        :  PJOK - Hari/Tanggal            :  Kamis / 24 September ...