Rabu, 07 Oktober 2026

Elakan dan tangkisan Pencak silat,kelas 9 Salga

 IDENTITASI

- Nama Guru               :  Andi Prayogo, S.Pd

- Mapel Diampuh        :  PJOK

- Hari/Tanggal            :  Kamis / 7 Oktober 2026

- Kelas                         :  IX

- Pertemuan                 : 12

- Materi                       :  Pencak Silat

CAPAIAN PEMBELAJARAN 

4.1 Mulai bergerak : Menunjukkan kemampuan keterampilan gerak serta mentransfernya ke dalam berbagai situasi gerak; menyusun dan memperagakan strategi gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak; memperagakan dan menjelaskan konsep gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak yang disesuaikan dengan kemampuan karakteristik murid (kondisional). 

Tujuan pembelajaran

Menyusun dan memperagakan strategi gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak;

A . Mindful (Berkesadaran)

Guru mengondisikan peserta didik untuk memasuki pembelajaran dengan fokus terhadap tubuh, pikiran, lingkungan, dan keselamatan.

Peserta didik menempatkan diri sesuai formasi dengan tertib dan menyampaikan pengetahuan awal tentang pencak silat.

B .  Meanigfull (Bermakna)

Guru menjelaskan nilai-nilai pencak silat seperti disiplin, tanggung jawab, sportivitas, keberanian, dan pengendalian diri.

Peserta didik menyebutkan contoh penerapan nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Berikan perhatian pribadi dengan membimbing siswa yang kesulitan.

C.Joyful (Menyenangkan)

Setelah latihan teknik, memberikan waktu siswa untukmelakukan refleksi dalam kelompok kecil dengan suasana santai dan penuh semangat.

Berikan penghargaan atau pujian atas usaha dan kemajuan, bukan hanya hasil pengetahuan terkait pencak silat.

Gunakan musik atau teman sebagai penyemangat supaya suasana menjadi lebih ceria.

Alur tujuan pembelajaran

1. Peserta didik mampu mengidentifikasi pengertian, tujuan, nilai-nilai, teknik dasar koordinasi gerak, jenis serangan, elakan, dan tangkisan dalam pencak silat dengan benar.

2. Peserta didik mampu menjelaskan prinsip gerak dan fungsi koordinasi gerak dasar, serangan, elakan, dan tangkisan dalam berbagai situasi latihan maupun pertandingan pencak silat.


Metode pembelajaran : 

Pendekatan pembelajaran Deep Learning : Problem-Based Learning (PBL)

 


Assalamu'alaikum Wr.Wb.

الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.

Bagaimana kabarnya hari ini,  jangan siasiakan waktu dalm beribadah ya? sehat semua yaa..

alhamdulillah..

Insyaa allah kalian sudah sholat subuh semua yaa, sebelum belajar baiknya kita berdoa sejenak.. berdoa mulai... aamiin   

semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat dan selalu dalam lindungan Allah Swt. aamiin

Alhamdulillah hari ini, kita bisa bertemu kembali dalam pelajaran PJOK.

Semoga dalam proses pembelajaran kita diberi kemudahan dalam pemahaman. aamiin.

Anak-anakku, pada pertemuan kali ini,

Sebelum kita memasuki materi pembelajaran, kita harus mengingat kebesaran Allah Swt. yang telah menciptakan kita semua

1. Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta) vs. Imajinasi Manusia

Peserta didik diajak untuk merenungkan bahwa kemampuan manusia menciptakan cerita hanyalah sebuah bentuk imitasi terbatas dari kekuasaan Al-Khaliq. Jika manusia bisa menciptakan dunia fantasi dalam pikiran dan tulisan, Allah SWT adalah Pencipta nyata (Al-Khaliq) dari ketiadaan menjadi ada beserta hukum alam yang sempurna. Ini melatih keimanan agar imajinasi tidak melampaui batas ketuhanan atau mengklaim diri mampu menciptakan sesuatu secara hakiki.

H. Elakan

Elakan adalah teknik menghindari serangan lawan dengan cara memindahkan atau mengubah posisi tubuh sehingga serangan tidak mengenai sasaran.

Elakan membutuhkan:

  • kecepatan reaksi;

  • kelincahan;

  • keseimbangan;

  • koordinasi;

  • kemampuan membaca arah gerakan.

Bentuk elakan

1. Elakan ke samping

Tubuh dipindahkan ke arah samping untuk menghindari serangan.

2. Elakan ke belakang

Tubuh bergerak menjauh ke arah belakang dengan tetap menjaga keseimbangan.

3. Elakan bawah

Tubuh merendahkan posisi untuk menghindari serangan yang datang pada bagian atas tubuh.

4. Elakan atas

Tubuh mengubah posisi untuk menghindari serangan yang diarahkan pada bagian tertentu.

Catatan: teknik elakan harus dilakukan sesuai kemampuan peserta didik dan di bawah pengawasan guru agar aman.


I. Tangkisan

Tangkisan adalah gerakan pertahanan untuk menahan, mengalihkan, atau membendung serangan lawan menggunakan bagian tubuh yang sesuai dengan teknik.

Tangkisan berbeda dengan elakan.

ElakanTangkisan
Menghindari seranganMenghadapi atau mengalihkan serangan
Dilakukan dengan perubahan posisi tubuhDilakukan dengan gerakan bagian tubuh untuk membendung/mengalihkan
Menekankan kemampuan menghindarMenekankan kemampuan bertahan

Beberapa jenis tangkisan

1. Tangkisan dalam

Gerakan tangan dari arah luar menuju ke dalam untuk menghalau serangan.

2. Tangkisan luar

Gerakan tangan dari arah dalam menuju ke luar.

3. Tangkisan atas

Digunakan untuk menghadapi serangan yang datang dari arah atas atau menuju bagian atas tubuh.

4. Tangkisan bawah

Dilakukan untuk menghadapi serangan yang mengarah ke bagian bawah tubuh.


J. Fungsi Serangan, Elakan, dan Tangkisan

Ketiga teknik tersebut memiliki fungsi yang berbeda tetapi saling berhubungan.

TeknikFungsi utama
SeranganMelakukan gerakan menyerang sesuai aturan
ElakanMenghindari serangan dengan perubahan posisi
TangkisanMenahan atau mengalihkan serangan
Koordinasi gerakMenggabungkan berbagai gerakan agar efektif dan terkontrol

Dalam situasi latihan, misalnya:

Pasangan A melakukan serangan → Pasangan B melakukan elakan → kembali ke sikap pasang.

Atau:

Pasangan A melakukan serangan → Pasangan B melakukan tangkisan → kembali ke sikap pasang.

Latihan dilakukan secara terkontrol, bukan dengan kekuatan penuh.

Link vidio : https://www.google.com/search?q=materi+gerak+dasar+pukulan+dan+tendangan+pencak+silat&udm=vids#fpstate=ive&vld=cid:fc1d874c,vid:Q3VN_VbG76k,st:0

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Mapel :PJOK

Hari / Tgl : Rabu / 7 oktober 2026

Kelas / Semester : IX / ganjil

A. Soal Pilihan Ganda Pencak Silat

Petunjuk: Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memilih A, B, C, atau D!

1.Pencak silat merupakan olahraga bela diri yang berasal dari kawasan ....

A. Asia Timur

B. Asia Tenggara

C. Eropa Barat

D. Amerika Selatan

2.Salah satu tujuan utama mempelajari pencak silat di sekolah adalah ....

A. mencari lawan untuk bertanding

B. meningkatkan kemampuan menyerang teman

C. mengembangkan keterampilan gerak, kebugaran, disiplin, dan sportivitas

D. menunjukkan kekuatan fisik kepada orang lain

3.Nilai yang paling tepat dikembangkan melalui latihan pencak silat adalah ....

A. kesombongan dan keberanian menyerang

B. disiplin, tanggung jawab, percaya diri, dan sportivitas

C. persaingan tanpa memperhatikan aturan

D. kemenangan dengan segala cara

4.Dalam pencak silat, koordinasi gerak berarti kemampuan untuk ....

A. melakukan gerakan secepat mungkin tanpa aturan

B. menggabungkan beberapa bagian gerak secara teratur dan tepat

C. menggunakan kekuatan tangan sebanyak-banyaknya

D. menghindari semua bentuk gerakan lawan

5.Gerakan serangan dalam pencak silat yang menggunakan tangan disebut ....

A. pukulan

B. tendangan

C. elakan

D. tangkisan

6.Gerakan menyerang menggunakan kaki dalam pencak silat disebut ....

A. kuncian

B. tendangan

C. tangkisan

D. elakan

7.Fungsi utama elakan adalah ....

A. menghindari serangan lawan tanpa melakukan kontak langsung

B. menghentikan gerakan teman

C. memperkuat serangan tangan

D. menjatuhkan lawan dengan segera

8.Fungsi utama tangkisan adalah ....

A. mempercepat gerakan kaki

B. menghindari latihan

C. membendung atau mengalihkan serangan lawan

D. meningkatkan kekuatan pukulan

9.Sikap awal yang penting dalam melakukan berbagai teknik pencak silat adalah ....

A. sikap pasif

B. sikap siap atau kuda-kuda yang tepat

C. berdiri dengan satu kaki tanpa keseimbangan

D. membelakangi lawan

10.Kuda-kuda dalam pencak silat berfungsi terutama untuk ....

A. memperindah gerakan saja

B. menjaga keseimbangan dan kesiapan melakukan gerak

C. memperlambat respons tubuh

D. mengurangi koordinasi tubuh

11.Perhatikan rangkaian gerak berikut!

Sikap siap → melangkah → melakukan pukulan → kembali ke sikap siap.

Rangkaian tersebut menunjukkan adanya ....

A. koordinasi gerak

B. gerak tanpa tujuan

C. gerakan pasif

D. kehilangan keseimbangan

12.Saat melakukan pukulan lurus, arah gerakan tangan yang tepat adalah ....

A. lurus menuju sasaran

B. memutar ke belakang terlebih dahulu

C. selalu ke bawah

D. menyilang ke belakang tubuh

13.Seorang pesilat akan melakukan tendangan. Agar gerakannya tetap seimbang, hal yang harus diperhatikan adalah ....

A. posisi badan, tumpuan, dan koordinasi kaki

B. hanya kekuatan kaki

C. hanya kecepatan tendangan

D. melihat ke arah lain

14.Saat melakukan tangkisan, pesilat harus memperhatikan ....

A. arah datangnya serangan

B. warna pakaian lawan

C. jumlah penonton

D. suara dari luar arena

15.Ketika lawan melakukan pukulan lurus ke arah badan, tindakan bertahan yang tepat adalah ....

A. diam tanpa bergerak

B. melakukan elakan atau tangkisan yang sesuai

C. membelakangi lawan

D. menutup mata

16.Seorang siswa melakukan elakan dengan memindahkan posisi tubuh ke samping ketika serangan datang lurus. Tujuan gerakan tersebut adalah ....

A. menghindari lintasan serangan

B. memperbesar sasaran

C. memperlambat respons

D. kehilangan keseimbangan

17.Dalam latihan berpasangan, teman melakukan serangan secara perlahan. Pesilat yang bertahan sebaiknya ....

A. membalas dengan kekuatan penuh

B. melakukan tangkisan secara terkontrol

C. menyerang bagian tubuh teman

D. mengabaikan keselamatan

18.Urutan yang paling tepat dalam melakukan kombinasi serangan dan pertahanan adalah ....

A. serang → kehilangan keseimbangan → berhenti

B. sikap siap → membaca gerak lawan → melakukan teknik → kembali siap

C. menyerang terus-menerus tanpa memperhatikan lawan

D. bergerak tanpa menggunakan kuda-kuda

19.Dalam latihan pencak silat, seorang siswa memiliki pukulan yang kuat tetapi sering kehilangan keseimbangan setelah melakukan serangan. Perbaikan yang paling tepat adalah ....

A. menambah kekuatan pukulan saja

B. melatih koordinasi antara kuda-kuda, gerak tangan, dan posisi tubuh

C. mengurangi latihan kaki

D. melakukan pukulan lebih keras

20.Seorang pesilat melakukan tangkisan terlalu lambat sehingga serangan lawan sudah mendekati sasaran. Faktor yang perlu diperbaiki terutama adalah ....

A. kecepatan respons dan koordinasi gerak

B. warna seragam

C. ukuran arena

D. jumlah penonton

21.Dalam suatu latihan, lawan melakukan tendangan ke arah badan. Pesilat segera menggeser tubuh ke samping kemudian bersiap melakukan serangan balik. Strategi tersebut menunjukkan hubungan antara ....

A. elakan dan serangan

B. kuda-kuda dan istirahat

C. tangkisan dan pergantian pakaian

D. pemanasan dan pendinginan

22.Seorang pesilat mampu melakukan pukulan dan tendangan dengan baik secara terpisah, tetapi kesulitan menggabungkannya dalam satu rangkaian. Kemampuan yang perlu ditingkatkan adalah ....

A. koordinasi gerak

B. ukuran tubuh

C. jumlah lawan

D. durasi istirahat

23.Ketika menghadapi lawan yang sering melakukan pukulan lurus, strategi pertahanan yang paling efektif adalah ....

A. berdiri diam dan menunggu

B. menggunakan elakan atau tangkisan yang sesuai sambil menjaga jarak

C. membelakangi lawan

D. menutup mata agar tidak takut

24.Dalam situasi latihan, seorang siswa melakukan tangkisan dengan tepat tetapi posisi kakinya tidak stabil sehingga mudah kehilangan keseimbangan. Kesalahan tersebut menunjukkan bahwa ....

A. teknik tangan tidak perlu diperbaiki

B. koordinasi gerak antara tangan dan kaki belum optimal

C. tangkisan harus dilakukan lebih keras

D. kuda-kuda tidak berhubungan dengan tangkisan

25.Perhatikan situasi berikut!

Raka melakukan pukulan, tetapi lawannya berhasil menghindar. Raka kemudian tetap berada dalam posisi siap dan tidak kehilangan keseimbangan.

Hal yang paling tepat dari gerakan Raka adalah ....

A. memiliki kesiapan untuk melanjutkan gerakan

B. melakukan serangan secara berlebihan

C. tidak memahami teknik pencak silat

D. tidak menggunakan koordinasi gerak

26.Seorang pesilat selalu menyerang tanpa memperhatikan gerakan lawan. Strategi tersebut kurang efektif karena ....

A. pencak silat hanya menggunakan gerakan bertahan

B. serangan harus disesuaikan dengan situasi dan respons lawan

C. serangan tidak boleh dilakukan dalam pencak silat

D. pesilat harus selalu mundur

27.Dalam pertandingan simulasi, seorang siswa mampu melakukan serangan dengan cepat, tetapi beberapa kali gerakannya membahayakan pasangan. Evaluasi yang paling tepat adalah ....

A. kecepatan harus ditingkatkan lagi tanpa perubahan

B. teknik perlu dikendalikan agar tetap aman dan sesuai aturan

C. serangan harus dilakukan sekuat-kuatnya

D. pasangan harus menghindari semua serangan

28.Indikator yang paling tepat untuk menilai efektivitas teknik pencak silat adalah ....

A. ketepatan, koordinasi, respons, keselamatan, dan sportivitas

B. kekuatan saja

C. kecepatan saja

D. banyaknya gerakan tanpa memperhatikan teknik

29.Seorang siswa memperoleh nilai tinggi dalam kecepatan serangan, tetapi sering salah arah dan kehilangan keseimbangan. Berdasarkan kondisi tersebut, penilaian yang paling tepat adalah ....

A. tekniknya sudah sempurna

B. kecepatannya baik, tetapi ketepatan dan koordinasinya perlu diperbaiki

C. kekuatannya harus dikurangi

D. ia tidak perlu berlatih lagi

30.

Dalam latihan berpasangan, seorang siswa melakukan teknik dengan benar tetapi terlalu keras sehingga pasangannya merasa tidak aman. Aspek yang harus dievaluasi adalah ....

A. sportivitas dan keselamatan

B. jumlah serangan

C. kecepatan lari

D. ukuran lapangan

31.Dua siswa melakukan kombinasi elakan → serangan → kembali ke sikap siap. Agar rangkaian tersebut efektif, hal yang paling penting adalah ....

A. setiap gerakan dilakukan tanpa jeda dan tanpa kontrol

B. perpindahan gerak dilakukan terkoordinasi dan tetap seimbang

C. serangan dilakukan sekuat-kuatnya

D. gerakan dilakukan tanpa memperhatikan posisi lawan

32.Jika seorang pesilat sering terlambat melakukan tangkisan karena tidak memperhatikan gerakan lawan, latihan yang paling tepat adalah ....

A. latihan mengamati arah serangan dan merespons dengan tangkisan terkontrol

B. latihan kekuatan saja

C. latihan tanpa pasangan

D. mengurangi latihan koordinasi

33.Dalam menyusun strategi pencak silat, kombinasi yang paling logis untuk menghadapi serangan lawan adalah ....

A. mengamati → menentukan respons → melakukan elakan/tangkisan → melakukan serangan sesuai situasi

B. menyerang terus-menerus tanpa mengamati

C. menunggu lawan menyerang tanpa melakukan pertahanan

D. melakukan semua teknik secara acak

34.Guru meminta siswa membuat rangkaian gerak yang terdiri atas kuda-kuda, elakan, tangkisan, dan serangan. Agar rangkaian tersebut efektif, siswa harus ....

A. menyusun gerakan secara acak

B. mempertimbangkan urutan, keseimbangan, koordinasi, dan tujuan setiap gerakan

C. memilih gerakan yang paling sulit saja

D. mengutamakan kekuatan dibandingkan teknik

35.Kelompok A membuat strategi dengan kombinasi tangkisan → pukulan terkontrol → kembali ke sikap siap. Kelompok B melakukan pukulan secara berulang tanpa mempertimbangkan pertahanan. Strategi kelompok A lebih efektif karena ....

A. memiliki rangkaian gerak yang terarah dan mempertimbangkan pertahanan

B. memiliki gerakan lebih banyak

C. menggunakan kekuatan lebih besar

D. tidak membutuhkan koordinasi

36.Seorang siswa diminta memperagakan strategi menghadapi lawan yang menyerang dengan tendangan. Strategi yang paling tepat adalah ....

A. diam di tempat dan membiarkan serangan mengenai tubuh

B. membaca arah tendangan, melakukan elakan/tangkisan yang sesuai, lalu melakukan serangan terkontrol

C. langsung menyerang tanpa pertahanan

D. membelakangi lawan

37.Dalam membuat strategi gerak secara kreatif, siswa dapat ....

A. mengombinasikan beberapa teknik secara terencana sesuai situasi

B. melakukan gerakan sebanyak mungkin tanpa tujuan

C. menghilangkan teknik pertahanan

D. mengabaikan aturan keselamatan

38.Perhatikan rancangan berikut!

Kuda-kuda → elakan samping → pukulan lurus terkontrol → kembali ke sikap siap.

Rancangan tersebut dinilai baik apabila ....

A. dilakukan dengan koordinasi, keseimbangan, ketepatan, dan tetap memperhatikan keselamatan

B. dilakukan dengan kecepatan maksimal tanpa kontrol

C. pukulan diarahkan sekuat-kuatnya kepada pasangan

D. dilakukan tanpa memperhatikan posisi kaki

39.Dalam simulasi pertandingan, seorang siswa menemukan bahwa strategi awalnya kurang efektif karena lawan selalu berhasil mengantisipasi serangannya. Tindakan terbaik adalah ....

A. tetap menggunakan strategi yang sama

B. mengevaluasi gerakan lawan dan memodifikasi strategi secara aman dan sportif

C. meningkatkan kekuatan serangan tanpa mengubah strategi

D. menghentikan semua gerakan

40.Seorang siswa menyusun strategi dengan menggabungkan kuda-kuda, koordinasi langkah, elakan, tangkisan, dan serangan terkontrol. Setelah praktik, ia mengevaluasi ketepatan, kecepatan respons, keselamatan, dan sportivitas. Aktivitas tersebut paling mencerminkan kemampuan ....

A. menghafal istilah pencak silat

B. melakukan satu teknik dasar

C. menyusun, memperagakan, dan mengevaluasi strategi gerak secara terpadu

D. menyebutkan jenis-jenis serangan


Kesimpulan materi : 

kesimpulan pembelajaran : 

komentar siswa :

Elakan dan tangkisan Pencak silat,kelas 9 Salga

 IDENTITASI - Nama Guru               :  Andi Prayogo, S.Pd - Mapel Diampuh        :  PJOK - Hari/Tanggal            :  Kamis / 7 Oktober 20...