IDENTITASI
- Nama Guru : Andi Prayogo, S.Pd
- Mapel Diampuh : PJOK
- Hari/Tanggal : Rabu / 4 Oktober 2026
- Kelas : IX
- Pertemuan : 16
- Materi : Bola Basket
CAPAIAN PEMBELAJARAN
4.3. Bergaya Hidup Aktif : Berpartisipasi dalam aktivitas jasmani untuk menggambarkan reaksi tubuh terhadap berbagai tingkat intensitas yang berbeda; berpartisipasi dalam aktivitas jasmani yang menyehatkan di luar ruang dan/atau lingkungan alam dan menggambarkan sumber daya yang dibutuhkan untuk meningkatkan menjelaskan partisipasi; dan dan mengusulkan strategi peningkatan aktivitas jasmani dan perilaku pencegahan penyakit disesuaikan dengan kemampuan (kondisional). dan karakteristik.
Tujuan pembelajaran
berpartisipasi dalam aktivitas jasmani yang menyehatkan di luar ruang dan/atau lingkungan alam dan menggambarkan sumber daya yang dibutuhkan untuk meningkatkan menjelaskan partisipasi
A . Mindful (Berkesadaran)
Guru mengarahkan peserta didik melakukan pemanasan dan memeriksa kesiapan fisik serta kondisi lapangan dan peralatan.
Guru menjelaskan teknik dasar passing bawah, passing atas, servis bawah, servis atas, smash, dan block, meliputi posisi awal, pelaksanaan gerakan, dan gerak lanjutan.
Peserta didik memusatkan perhatian pada penjelasan dan demonstrasi guru.
Peserta didik mengidentifikasi tahapan gerak setiap teknik dasar bola voli.
B . Meanigfull (Bermakna)
Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil untuk melakukan latihan individu, berpasangan, dan kelompok.
Guru membimbing peserta didik mempraktikkan passing bawah dan passing atas dengan sasaran tertentu, serta servis bawah dan servis atas melewati net atau tali pembatas.
Peserta didik mempraktikkan keenam teknik dasar sesuai instruksi guru.
Peserta didik bekerja sama dengan pasangan untuk mengamati ketepatan gerakan dan memberikan masukan.
C.Joyful (Menyenangkan)
Guru mengorganisasikan permainan modifikasi bola voli, misalnya permainan 3 lawan 3 atau 4 lawan 4 dengan aturan yang disesuaikan dengan kemampuan peserta didik.
Guru memberikan tantangan kepada setiap kelompok untuk membangun serangan melalui passing, umpan, dan serangan yang sesuai dengan situasi.
Peserta didik mengikuti permainan modifikasi secara aktif dan sportif.
Peserta didik menerapkan passing bawah, passing atas, servis, smash, dan block sesuai kebutuhan permainan.
Alur tujuan pembelajaran
1. Peserta didik mampu mengidentifikasi pengertian, sejarah singkat, tujuan permainan, ukuran lapangan, perlengkapan, jumlah pemain, dan peraturan dasar bola basket dengan benar.
2. Peserta didik mampu menjelaskan teknik dasar bola basket (passing, catching, dribbling, shooting, pivot, rebound) beserta fungsi dan penerapannya dalam permainan.
Pendekatan pembelajaran Deep Learning : Problem-Based Learning (PBL)
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ
Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.
Bagaimana kabarnya hari ini, jangan siasiakan waktu dalm beribadah ya? sehat semua yaa..
alhamdulillah..
Insyaa allah kalian sudah sholat subuh semua yaa, sebelum belajar baiknya kita berdoa sejenak.. berdoa mulai... aamiin
semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat dan selalu dalam lindungan Allah Swt. aamiin
Alhamdulillah hari ini, kita bisa bertemu kembali dalam pelajaran PJOK.
Semoga dalam proses pembelajaran kita diberi kemudahan dalam pemahaman. aamiin.
Anak-anakku, pada pertemuan kali ini,
Sebelum kita memasuki materi pembelajaran, kita harus mengingat kebesaran Allah Swt. yang telah menciptakan kita semua
1. Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta) vs. Imajinasi Manusia
Peserta didik diajak untuk merenungkan bahwa kemampuan manusia menciptakan cerita hanyalah sebuah bentuk imitasi terbatas dari kekuasaan Al-Khaliq. Jika manusia bisa menciptakan dunia fantasi dalam pikiran dan tulisan, Allah SWT adalah Pencipta nyata (Al-Khaliq) dari ketiadaan menjadi ada beserta hukum alam yang sempurna. Ini melatih keimanan agar imajinasi tidak melampaui batas ketuhanan atau mengklaim diri mampu menciptakan sesuatu secara hakiki.
MODUL PEMBELAJARAN PJOK: PERMAINAN BOLA BASKET
Mata Pelajaran: Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) Fase/Kelas: (Disesuaikan, misal: Fase D/Kelas IX atau Fase E/Kelas X)
1. Sejarah Singkat Bola Basket (Origin Story)
Sebagai langkah awal, siswa harus memahami akar dari olahraga ini. Bola basket bukan sekadar permainan, melainkan hasil inovasi jenius.
Deskripsi Materi: Permainan bola basket diciptakan pada bulan Desember 1891 oleh Dr. James Naismith, seorang guru olahraga asal Kanada yang mengajar di International YMCA Training School (sekarang Springfield College) di Massachusetts, Amerika Serikat. Naismith mencari solusi untuk permainan indoor (dalam ruangan) yang kompetitif, tidak terlalu kasar, dan bisa dimainkan selama musim dingin yang panjang. Ia menggantungkan dua buah keranjang buah persik di balkon gimnasium sebagai sasaran, dan lahirlah bola basket. Permainan ini masuk ke Indonesia sekitar tahun 1920-an, dibawa oleh para perantau dari Cina.
(Gambar 1: Visualisasi imajiner Dr. James Naismith dan keranjang buah persik pertama di gimnasium YMCA yang sederhana, circa 1891.)
2. Pengertian Bola Basket
Setelah mengetahui sejarahnya, kita definisikan permainannya secara teknis.
Deskripsi Materi: Bola basket adalah permainan bola besar beregu yang dimainkan oleh dua tim, masing-masing beranggotakan lima orang pemain di lapangan. Tujuan utama permainan ini adalah mencetak poin dengan cara memasukkan bola ke dalam keranjang (ring) lawan, serta mencegah lawan melakukan hal yang sama di keranjang kita. Permainan ini mengandalkan kecepatan, ketangkasan, kekuatan, dan kerja sama tim. Skor dihitung 1 poin untuk lemparan bebas (free throw), 2 poin untuk tembakan dari dalam garis perimeter, dan 3 poin untuk tembakan dari luar garis perimeter.
(Gambar 2: Pertandingan basket modern 5 vs 5 di lapangan indoor yang representatif, menunjukkan aspek kompetisi dan kerja sama.)
3. Teknik Dasar (Fundamental Skills)
Tanpa fondasi teknis yang kuat, seorang pemain tidak akan bisa berkontribusi maksimal. Inilah inti dari pembelajaran PJOK.
Deskripsi Materi: Ada empat teknik dasar utama yang wajib dikuasai oleh setiap pemain:
Mengoper (Passing): Memindahkan bola ke rekan satu tim. Ada beberapa jenis, seperti Chest Pass (operan setinggi dada, paling akurat), Bounce Pass (operan pantul untuk melewati lawan), dan Overhead Pass (operan dari atas kepala untuk jarak jauh).
Menggiring (Dribbling): Membawa bola dengan memantulkannya ke lantai menggunakan satu tangan (bergantian kiri/kanan, tapi tidak boleh bersamaan). Dribble digunakan untuk melindungi bola (protective), melewati lawan (crossover), atau mengatur serangan.
Menembak (Shooting): Teknik memasukkan bola ke ring. Ini adalah kunci mencetak poin. Bentuk fundamentalnya adalah Set Shot, Jump Shot, dan Lay-up (tembakan lari).
Gerakan Kaki (Pivot & Footwork): Gerakan berputar dengan satu kaki sebagai poros (pivot) tanpa menggesernya, dilakukan setelah menerima bola untuk menghindari sergapan lawan sebelum melakukan dribble, pass, atau shot
(Gambar 3: Montage empat panel yang mengilustrasikan fundamental: Passing, Dribbling, Shooting, dan Gerakan Pivot.)
4. Peraturan Permainan (Rules of the Game)
Peraturan menjaga keadilan dan integritas permainan. Siswa PJOK harus mengetahui batas-batasnya.
Deskripsi Materi: Secara garis besar, peraturan basket dibagi menjadi Pelanggaran Keras (Foul) dan Pelanggaran Administratif (Violation).
Personal Foul: Kontak fisik ilegal yang merugikan lawan (misal: memukul tangan saat lawan menembak, mendorong, atau menghalangi jalan lawan dengan tubuh secara kasar). Jika terjadi saat lawan menembak, lawan mendapat free throw. Pemain akan dikeluarkan (fouled out) jika mencapai 5 foul dalam satu pertandingan.
Violations: Pelanggaran aturan penanganan bola yang mengakibatkan perpindahan kepemilikan bola. Contoh utamanya:
Traveling (Walking): Melangkah lebih dari dua kali tanpa mendribble bola.
Double Dribble: Menghentikan dribble, memegang bola dengan dua tangan, lalu mendribble kembali; atau mendribble dengan kedua tangan bersamaan.
Pelanggaran Waktu: 3 Seconds (berdiam di area bersyarat lawan lebih dari 3 detik), 8 Seconds (gagal membawa bola melewati garis tengah dalam 8 detik), dan 24 Seconds (gagal melakukan shot yang mengenai ring dalam 24 detik waktu serangan).
(Gambar 4: Montage illustrative yang menunjukkan visualisasi Pelanggaran Keras (Foul), Pelanggaran Double Dribble, batas waktu serangan 24 detik, dan monitor pencatat foul pemain.)
Asesmen
1. Aspek: Sejarah Bola Basket
Soal: Permainan bola basket diciptakan pada akhir abad ke-19 oleh seorang guru olahraga. Jelaskan secara singkat latar belakang diciptakannya permainan bola basket oleh Dr. James Naismith dan benda apa yang pertama kali digunakan sebagai sasaran memasukkan bola!
2. Aspek: Pengertian Bola Basket
Soal: Secara definitif, bola basket dikategorikan sebagai permainan bola besar beregu. Jelaskan pengertian bola basket secara umum beserta berapa jumlah pemain inti yang berada di lapangan dari setiap tim!
3. Aspek: Teknik Dasar (Passing)
Soal: Dalam mengoper bola (passing) kepada rekan satu tim, terdapat beberapa teknik dasar yang biasa digunakan. Sebutkan dan jelaskan 3 (tiga) jenis operan utama dalam permainan bola basket!
Kesimpulan Materi
Sebagai penutup, kita rangkum semuanya dan fokus pada nilai educatifnya.
Deskripsi Materi: Permainan bola basket adalah olahraga yang kompleks, dinamis, dan sangat menghibur. Diciptakan oleh Dr. Naismith sebagai solusi aktivitas indoor, kini basket telah mendunia. Untuk menjadi pemain basket yang baik, tidak cukup hanya memiliki fisik yang kuat; seseorang harus menguasai fundamental (Dribbling, Passing, Shooting, Pivot) dan memahami serta menghormati peraturan permainan (Foul & Violation). Lebih dari sekadar menang-kalah, bola basket mengajarkan nilai-nilai karakter penting: Kerja Sama Tim, Kedisiplinan, Sportivitas, dan Komunikasi.





