IDENTITASI
- Nama Guru : Andi Prayogo, S.Pd
- Mapel Diampuh : PJOK
- Hari/Tanggal : Kamis / 17 September 2026
- Kelas : VII
- Judul Materi : lompat jauh
- pertemuan ke : 10
CAPAIAN PEMBELAJARAN
4.1 Mulai bergerak : Menunjukkan kemampuan keterampilan gerak serta mentransfernya ke dalam berbagai situasi gerak; menyusun dan memperagakan strategi gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak; memperagakan dan menjelaskan konsep gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak yang disesuaikan dengan kemampuan karakteristik murid (kondisional).
Tujuan pembelajaran
Menyusun dan memperagakan strategi gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak;
A . Mindful (Berkesadaran) · Pada tahap ini peserta didik diarahkan untuk fokus pada gerakan, tubuh, lingkungan, dan keselamatan. B . Meaningfull (bermakna) · Pada tahap ini guru menghubungkan lompat jauh dengan pengalaman nyata dan nilai kehidupan. · Joyful (Menyenangkan) Pembelajaran dibuat dalam bentuk permainan agar peserta didik aktif dan menikmati proses belajar. Siswa melakukan jalan cepat kembali dengan menerapkan hasil evaluasi. Siswa berusaha memperbaiki kesalahan teknik yang ditemukan sebelumnya. |
Alur tujuan pembelajaran
1. Mengidentifikasi pengertian, tujuan, manfaat, nomor perlombaan, peraturan, dan tahapan teknik dasar lompat jauh.
2. Menjelaskan prinsip gerak pada setiap fase lompat jauh serta faktor-faktor yang memengaruhi hasil lompatan.
Materi PJOK Kelas VII: Lompat Jauh
1. Pengertian Lompat Jauh
Lompat jauh merupakan salah satu nomor dalam cabang olahraga atletik yang bertujuan untuk memperoleh jarak lompatan sejauh mungkin dengan melakukan rangkaian gerakan awalan, tolakan, melayang di udara, dan mendarat.
Keberhasilan dalam lompat jauh tidak hanya ditentukan oleh kekuatan kaki, tetapi juga oleh kecepatan awalan, ketepatan melakukan tolakan, keseimbangan saat melayang, dan teknik pendaratan.
2. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi lompat jauh, peserta didik diharapkan mampu:
Menjelaskan pengertian dan tujuan lompat jauh.
Menjelaskan tahapan gerakan lompat jauh.
Mempraktikkan teknik awalan dengan benar.
Mempraktikkan teknik tolakan dengan tepat.
Mempraktikkan sikap melayang di udara.
Mempraktikkan teknik pendaratan yang aman.
Menunjukkan sikap disiplin, percaya diri, tanggung jawab, dan sportif.
3. Tahapan Teknik Lompat Jauh
Secara umum, lompat jauh terdiri atas empat tahapan utama, yaitu:
Awalan → Tolakan → Melayang → Mendarat
A. Awalan
Awalan merupakan gerakan berlari sebelum melakukan tolakan.
Cara melakukan awalan:
Berdiri di titik awal lintasan dengan posisi siap.
Berlari menuju papan atau area tolakan secara bertahap.
Pertahankan kecepatan dan irama langkah.
Pandangan diarahkan ke depan.
Langkah terakhir harus dipersiapkan agar kaki dapat melakukan tolakan dengan tepat.
Hindari memperlambat lari secara tiba-tiba sebelum melakukan tolakan.
Tujuan awalan: memperoleh kecepatan horizontal yang optimal sebagai modal untuk menghasilkan lompatan yang jauh.
B. Tolakan
Tolakan merupakan gerakan menumpukan salah satu kaki pada papan tolakan untuk mengubah gerakan lari menjadi gerakan melompat.
Cara melakukan tolakan:
Gunakan satu kaki sebagai kaki tolakan.
Kaki tolakan menumpu dengan kuat.
Badan didorong ke depan dan ke atas.
Ayunkan kedua lengan untuk membantu menghasilkan daya dorong.
Kaki bebas diayunkan ke depan atau ke atas untuk membantu gerakan tubuh.
Hal penting: tolakan harus dilakukan dengan kuat dan tepat tanpa melewati batas papan tolakan.
C. Sikap Melayang di Udara
Setelah melakukan tolakan, tubuh berada pada fase melayang.
Untuk tingkat kelas VII, salah satu teknik yang dapat diperkenalkan adalah gaya jongkok.
Cara melakukannya:
Setelah menolak, kedua kaki diayunkan ke depan.
Kedua lutut ditekuk seperti posisi jongkok.
Kedua lengan dapat diayunkan ke depan untuk membantu keseimbangan.
Pertahankan tubuh tetap seimbang selama berada di udara.
Bersiap untuk melakukan pendaratan dengan kedua kaki.
D. Pendaratan
Pendaratan dilakukan setelah tubuh berada di udara dan bertujuan untuk memperoleh hasil lompatan sekaligus mengurangi risiko cedera.
Cara melakukan pendaratan:
Kedua kaki diarahkan ke depan.
Lutut ditekuk ketika kaki menyentuh pasir.
Kedua tangan dapat diayunkan ke depan.
Badan dibawa ke depan agar tidak jatuh ke belakang.
Usahakan kedua kaki mendarat secara bersamaan.
Kesalahan yang perlu dihindari: setelah mendarat, jangan menjatuhkan tangan atau bagian tubuh ke belakang karena dapat mengurangi jarak lompatan yang diukur.
4. Sarana dan Prasarana
Dalam pembelajaran lompat jauh diperlukan:
Lintasan awalan.
Papan atau area tolakan.
Bak pasir.
Meteran untuk mengukur hasil lompatan.
Alat penanda.
Peluit.
Peralatan keselamatan sesuai kondisi lapangan.
5. Peraturan Dasar
Beberapa aturan dasar yang perlu diketahui peserta didik:
Atlet melakukan awalan dari lintasan yang telah ditentukan.
Tolakan dilakukan pada area/papan tolakan.
Lompatan harus berakhir di bak pasir.
Hasil lompatan diukur dari batas tolakan sampai bekas pendaratan terdekat di pasir.
Jika melakukan pelanggaran pada papan tolakan sesuai ketentuan perlombaan, lompatan dapat dinyatakan tidak sah.
6. Kesalahan yang Sering Terjadi
| Tahap | Kesalahan |
|---|---|
| Awalan | Kecepatan tidak stabil atau langkah tidak teratur |
| Tolakan | Tolakan kurang kuat atau melewati batas tolakan |
| Melayang | Tubuh kehilangan keseimbangan |
| Pendaratan | Kaki tidak diarahkan ke depan atau tubuh jatuh ke belakang |
7. Bentuk Latihan Sederhana
Guru dapat memberikan latihan secara bertahap:
Latihan lari awalan untuk meningkatkan kecepatan dan konsistensi langkah.
Latihan tolakan satu kaki dari jarak pendek.
Latihan melompat ke bak pasir dengan fokus pada posisi kaki.
Latihan pendaratan dengan kedua kaki secara bersamaan.
Latihan rangkaian lengkap: awalan, tolakan, melayang, dan pendaratan.
Melakukan pengukuran hasil lompatan sebagai evaluasi.
8. Keselamatan dalam Pembelajaran
Keselamatan harus menjadi prioritas selama praktik.
Lakukan pemanasan sebelum latihan.
Pastikan bak pasir dalam kondisi aman dan tidak terdapat benda berbahaya.
Pastikan peserta yang akan melompat mendapat giliran dengan jelas.
Jangan berlari atau melompat ke dalam bak pasir ketika peserta lain sedang melakukan lompatan.
Setelah mendarat, segera keluar dari area pendaratan melalui sisi bak.
Gunakan teknik pendaratan yang benar untuk mengurangi risiko cedera.
9. Nilai-Nilai yang Dikembangkan
Pembelajaran lompat jauh juga dapat mengembangkan karakter peserta didik, seperti:
Disiplin: mengikuti aturan dan urutan latihan.
Tanggung jawab: menjaga keselamatan diri dan teman.
Percaya diri: berani melakukan gerakan.
Sportivitas: menerima hasil latihan dengan sikap positif.
Kerja sama: membantu dan memberikan dukungan kepada teman.
Soal pengetahuan Lompat Jauh Kelas VII
1. Lompat jauh merupakan salah satu cabang olahraga atletik yang bertujuan untuk ....
A. melompat setinggi-tingginya.
B. berlari secepat-cepatnya.
C. melompat sejauh-jauhnya,
D. melempar sejauh-jauhnya.
2. Urutan tahapan gerakan dalam lompat jauh yang benar adalah ....
A. tolakan, awalan, mendarat, melayang.
B. awalan, tolakan, melayang, mendarat,
C. awalan, melayang, tolakan, mendarat.
D. melayang, awalan, tolakan, mendarat.
3. Tujuan melakukan awalan dalam lompat jauh adalah ....
A. memperoleh kecepatan sebelum melakukan tolakan,
B. memperlambat gerakan sebelum melompat.
C. mempersiapkan tubuh untuk melakukan pendaratan.
D. menjaga agar tubuh tetap berada di tanah.
4. Dalam melakukan tolakan lompat jauh, seorang pelompat menggunakan ....
A. kedua kaki secara bersamaan.
B. satu kaki yang paling kuat,
C. kedua tangan.
D. lutut.
5. Teknik pendaratan yang benar dalam lompat jauh adalah ....
A. mendarat dengan satu kaki dan badan ke belakang.
B. mendarat dengan kedua kaki dan lutut ditekuk,
C. mendarat dengan tangan terlebih dahulu.
D. mendarat dengan kaki lurus dan badan tegak.
Kesimpulan materi
Lompat jauh adalah olahraga atletik yang bertujuan menghasilkan lompatan sejauh mungkin. Gerakan dasarnya terdiri dari:
1. Awalan → mendapatkan kecepatan.
2. Tolakan → menghasilkan daya dorong.
3. Melayang → mempertahankan keseimbangan dan mempersiapkan pendaratan.
4. Mendarat → mendarat dengan kedua kaki dan menjaga tubuh agar tidak jatuh ke belakang.