Aktivitas Kebugaran Jasmani kelas 8
IDENTITAS
Nama Penyusun | : | Andi Prayogo, S.Pd | Pertemuan | : | 1(3 X Pertemuan ) |
Satuan Pendidikan | : | SMP AL AZHAR | Hari / Tanggal | : | Rabu, 24 februari 2026 |
Kelas / Semester | : | VIII/Genap | Fase | : | D |
Mata Pelajaran | : | PJOK | Elemen Mapel | : | Keterampilan&gerak |
Elemen Mapel : Keterampilan Gerak, Pengetahuan Gerak, Pemanfaatan Gerak,
Pengembangan Karakter, dan Nilai-nilai Gerak
Materi : Aktivitas Kebugaran Jasmani
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ
Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.
Bagaimana kabarnya hari ini, jangan siasiakan waktu dalm beribadah ya? sehat semua yaa..
alhamdulillah..
Insyaa allah kalian sudah sholat subuh semua yaa, sebelum belajar baiknya kita berdoa sejenak.. berdoa mulai... aamiin
semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat dan selalu dalam lindungan Allah Swt. aamiin
Alhamdulillah hari ini, kita bisa bertemu kembali dalam pelajaran PJOK.
Semoga dalam proses pembelajaran kita diberi kemudahan dalam pemahaman. aamiin.
Anak-anakku, pada pertemuan kali ini, kita akan mempelajari materi : Aktivitas Kebugaran Jasmani
Metode Pembelajaran
1) Pembelajaran interaktif (interactive teaching)
2) Pembelajaran sesama teman (peer teaching)
3) Pembelajaran kooperatif (cooperative learning)
Media ajar
· Lapangan, sarana olah raga , Media LCD projector, Laptop, Bahan Tayang, Whiteboard, Spidol,
Sumber Belajar
· Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Buku Guru & buku siswa Mata Pelajaran PJOK kelas VIII . Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.Internet Dll.
Dimensi kelulusan
1. keimanan dan Ketakwaan ( √ ) 5. Kolaborasi ( …. )
2. Kewargaan ( …. ) 6. Memandirian ( √ )
3. Penalan Kritis ( …. ) 7. Kesehatan ( √ )
4. Kreativitas ( √ ) 8. Komunikasi ( √)
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Pada akhir fase D ini peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan berbagai aktivitas jasmani dan olahraga sebagai hasil analisis pengetahuan yang benar, melakukan latihan aktivitas jasmani dan kebugaran untuk kesehatan sesuai dengan prinsip latihan, menunjukkan perilaku tanggung jawab personal dan sosial serta memonitornya secara mandiri, selain itu juga dapat menganalisis nilai-nilai aktivitas jasmani.
Tujuan pembelajaran
1. Peserta didik mampu memahami, mengidentivikasi, Menganalisis, dan mempraktikan aktivitas keterampilan gerak Aktivitas Kebugaran Jasmani sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki oleh peserta didik.
MATERI : Aktivitas Kebugaran Jasmani
- Kekuatan (Strength): Kemampuan otot melawan beban. Latihan: push-up (lengan), sit-up (perut), back-up, dan squat (kaki).
- Daya Tahan (Endurance): Kemampuan melakukan aktivitas lama tanpa kelelahan berarti (daya tahan jantung-paru). Latihan: lari jarak jauh, jogging, atau lari circuit training.
- Kelenturan (Flexibility): Ruang gerak sendi maksimal. Latihan: peregangan statis (menahan posisi) dan dinamis (bergerak) pada otot leher, bahu, dan pinggang.
- Kelincahan (Agility): Kemampuan mengubah posisi tubuh dengan cepat. Latihan: shuttle run (lari bolak-balik), lari zig-zag.
- Kecepatan (Speed): Kemampuan menempuh jarak dalam waktu singkat. Latihan: sprint (lari cepat) 40-60 meter.
- Tujuan: Meningkatkan derajat kesehatan, kebugaran fisik, dan mendukung aktivitas sehari-hari.
- Pengukuran: Menggunakan tes kebugaran jasmani sepert
|
Peningkatan
derajat kebugaran jasmani yang terkait dengan keterampilan (kecepatan). |
|
Kecepatan
sprint (Sprinting speed) |
|
·
Kecepatan sprint adalah kemampuan seseorang
bergerak ke depan dengan kekuatan dan kecepatan maksimal untuk mencapai hasil
yang sebaik-baiknya. Cara pengembangan kecepatan sprint dapat dilakukan
dengan interval running dengan volume beban latihan: 5 - 10 kali giliran
lari, jarak: 30 - 80 meter, intensitas Pembelajaran lari: 80% -100%. |
|
Kecepatan
reaksi (Reaction speed) |
|
·
Kecepatan reaksi adalah kemampuan seseorang untuk
menjawab rangsangan secepat mungkin dalam mencapai hasil yang sebaik-baiknya.
Hampir semua cabang olahraga memerlukan kecepatan reaksi di dalam
pertandingan. Untuk mengembangkan kecepatan reaksi dapat dilakukan dengan
metode pertandingan, untuk mencapai waktu yang secepat-cepatnya dalam
mereaksi suatu rangsangan. |
|
Kecepatan
bergerak (Speed of movement) |
|
·
Kecepatan bergerak adalah kemampuan seseorang untuk
bergerak secepat mungkin dalam satu gerakan yang tidak terputus. Seperti
gerakan melompat, melempar, salto dan lainlain. Cara mengembangkan
peningkatan kemampuan kecepatan bergerak dilakukan dengan metode Weight
Training. Volume beban Pembelajaran: 4-6 kali giliran, intensitas: 40% - 60%,
recovery : 2-3 menit.
Bentuk-bentuk
latihan untuk meningkatkan kecepatan antara lain sebagai berikut : -
Lari cepat dengan jarak 40 dan 50 meter -
Lari dengan mengubah-ubah kecepatan (mulai lambat
makin lama makin cepat) -
Lari naik bukit -
Lari menuruni bukit, dan -
Lari menaiki tangga gedung.
Cara
melakukan kecepatan bergerak: -
Peserta didik berdiri di belakang garis start
dengan sikap berdiri. -
Apabila ada aba-aba “ya” peserta didik lari ke
depan secepat mungkin menempuh jarak yang ditentukan. -
Pada saat peserta didik menyentuh/melewati garis
finish stopwatch dihentikan. -
Latihan dilakukan secara berulang-ulang sebanyak 4
– 6 kal |
|
Aktivitas
Pembelajarana Ke-2 |
|
Setelah peserta didik melakukan
aktivitas latihan peningkatan kebugaran jasmani yang terkait keterampilan
(kecepatan), dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas latihan peningkatan
kebugaran jasmani yang terkait keterampilan (kelincahan). Bentuk-bentuk aktivitas
latihan peningkatan kebugaran jasmani yang terkait keterampilan (kelincahan)
dilakukan, antara lain sebagai berikut:
Peningkatan
derajat kebugaran jasmani yang terkait dengan keterampilan (kelincahan) |
|
Mengubah
gerak tubuh arah lurus (shuttle run) Cara melakukannya: |
|
Cara
melakukannya : ·
Lari bolak-balik dilakukan secepat mungkin sebanyak
6 – 8 kali (jarak 4 – 5 meter). ·
Setiap kali sampai pada suatu titik sebagai batas,
si pelaku harus secepatnya berusaha mengubah arah untuk berlari menuju titik
larinya. ·
Perlu diperhatikan bahwa jarak antara kedua titik
tidak terlalu jauh serta jumlah ulangan tidak terlampau banyak sehingga
menyebabkan kelelahan bagi si pelaku. ·
alam latihan ini yang diperhatikan ialah kemampuan
mengubah arah dengan cepat pada waktu bergerak. ·
Latihan dilakukan secara berulang-ulang sebanyak 6
– 8 kali (jarak 4 – 5 meter) |
|
Lari
Berkelok-kelok (Zig-Zag) |
|
Cara
melakukannya: ·
Dalam melakukan latihan ini dimana si pelaku
berlari bolak-balik dengan cepat sebanyak 2 – 3 kali di antara beberapa titik
(misalnya 4 – 5 titik). ·
Jarak setiap titik sekitar dua meter ·
Latihan dilakukan secara berulang-ulang sebanyak 2
– 3 kali |
|
Mengubah
Posisi Tubuh Jongkok-Berdiri (Squat
Thrust) |
|
Cara
melakukannya: ·
Jongkok sambil menumpukan kedua lengan di lantai. ·
Pandangan ke arah depan. ·
Lemparkan kedua kaki belakang sampai lurus dengan
sikap badan telungkup dalam keadaan terangkat ·
Kemudian dengan serentak, kedua kaki ditarik ke
depan, kemudian kembali ke tempat semula ·
Latihan ini dilakukan berulang-ulang dengan gerakan
yang sama sebanyak 5 – 6 kali. |
|
Gerakan
Bereaksi |
|
Cara
melakukannya: ·
Berdiri dengan sikap ancang-ancang. Kedua lengan di
samping badan dengan siku bengkok, perhatikan aba-aba peluit. ·
Bunyi peluit pertama, lari ke depan
secepat-cepatnya. ·
Bunyi peluit kedua, lari mundur secepat-cepatnya. ·
Bunyi peluit ketiga, lari ke samping kiri
secepat-cepatnya. ·
Bunyi peluit keempat, lari kesamping kanan
secepat-cepatnya. ·
Latihan ini dilakukan terus-menerus secara
berangkai tanpa berhenti dahulu sebanyak 2 – 3 kali. |
Soal Latihan
1. Kebugaran jasmani didefinisikan sebagai kemampuan tubuh untuk melakukan aktivitas fisik tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan. Berikut ini yang bukan komponen kebugaran jasmani adalah ...
A. Daya tahan kardiovaskular
B. Kekuatan otot
C. Kelincahan
D. Kecepatan
E. Koordinasi
2. Berikut ini adalah contoh tes yang digunakan untuk mengukur daya tahan kardiovaskular ...
A. Lompat jauh
B. Lari 12 menit
C. Sit-up
D. Push-up
E. Lempar lembing
3. Kekuatan otot dapat ditingkatkan dengan melakukan latihan ...
A. Lari jarak jauh
B. Renang
C. Yoga
D. Angkat beban
E. Senam aerobik
4. Kelincahan dapat dilatih dengan melakukan latihan ...
A. Lari sprint
B. Jongkok berdiri
C. Jumping jacks
D. Peregangan statis
E. Yoga
5. Kecepatan merupakan kemampuan tubuh untuk bergerak dari satu tempat ke tempat lain dalam waktu sesingkat mungkin. Berikut ini yang bukan faktor yang memengaruhi kecepatan ...
A. Kekuatan otot
B. Kemampuan anaerobik
C. Kelincahan
D. Fleksibilitas
E. Koordinasi
Komentar
Posting Komentar