Pola Makan Sehat, Bergizi dan Seimbang kelas 7
Identitas
- Nama Guru : Andi Prayogo, S.Pd
- Mapel Diampu : PJOK
- Hari/Tanggal : kamis, 16 April 2026
- Kelas : VII
- Materi : Pola Makan Sehat, Bergizi dan Seimbang
Tujuan Pembelajaran
• Peserta didik mampu Memahami,menganalisis, dan memprentasikan, konsep pola makan sehat, bergizi dan seimbang.
Materi
A. Pola Makan Sehat, Bergizi dan Seimbang
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia disebutkan bahwa makanan merupakan bahan utama untuk mengatur seluruh proses dalam tubuh, mulai dari pembentukan energi hingga penggantian jaringan dalam tubuh.
1. Pengertian makanan sehat dan bergizi
Makanan sehat adalah makanan yang terbebas dari bahan yang dapat membahayakan tubuh seperti zat pewarna, zat pemanis dan zat pengawet. Makanan bergizi adalah segala makanan yang di dalamnya mengandung zat-zat gizi yang dibutuhkan tubuh. Sedangkan makanan seimbang adalah makanan yang di dalamnya mengandung zat-zat gizi sesuai dengan kebutuhan tubuh tidak kurang dan tidak berlebih.
2. Macam-macam zat gizi
Zat-zat gizi yang dibutuhkan tubuh seperti protein, karbohidrat, lemak, mineral dan vitamin.
a. Protein
Protein merupakan bahan utama pembentukan sel dan inti sel sehingga sering disebut sebagai zat pembangun. Fungsi protein bagi tubuh adalah membentuk sel baru, membentuk jaringan dan mengawal fungsi sel. Protein terdiri atas protein nabati dan protein hewani. Protein nabati berasal dari tumbuhan seperti tahu, tempe dan kacang-kacangan, sedangkan protein hewani berasal dari hewan seperti daging, ikan, telur dan susu. Setiap gram protein yang masuk ke dalam tubuh akan menghasilkan energi sebanyak 4,1 kalori. Kekurangan zat protein dalam makanan kita sehari-hari bisa menyebabkan penyakit kwashiorkor atau busung lapar.
b. Karbohidrat
Karbohidrat merupakan bahan makanan utama penghasil energi melalui metabolisme sel dalam tubuh. Dalam setiap gram karbohidrat menghasilkan energi sebanyak 4,1 kalori. Umumnya sumber makanan yang mengandung karbohidrat diperoleh dari tumbuhan seperti kentang, jagung, beras dan singkong; sedangkan yang berasal dari hewan antara lain adalah madu.
c. Lemak
Lemak merupakan salah satu zat makanan sumber sumber tenaga di samping karbohidrat. Lemak berfungsi sebagai cadangan makanan dan pelarut vitamin A, D, E dan K. Berdasarkan tingkat kejenuhannya, lemak dibedakan menjadi dua, yaitu lemak jenuh (lemak hewani) dan lemak tak jenuh (lemak nabati). Dalam setiap gram lemak menghasilkan energi ebanyak 9 kalori. Jika jumlah lemak dalam tubuh berlebih akan menyebabkan terjadinya obesitas (kegemukan).
d. Vitamin
Vitamin merupakan zat yang penting bagi tubuh manusia untuk pertumbuhan dan perkembangan. Vitamin dikelompokkan menjadi dua yaitu vitamin yang larut dalam air seperti vitamin B dan C; serta vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin A, D, E dan K.
Sumber vitamin A yang berasal dari hewan seperti ikan salmon, telur ikan, hati ayam dan telur rebus. Vitamin A dari tumbuhan seperti ubi jalar, bayam, sawi dan wortel.
Sumber vitamin B yang berasal dari hewan seperti ikan salmon, telur, hati sapi dan kerang. Vitamin B yang berasal dari tumbuhan adalah sayuran hijau dan kacang-kacangan.
Makanan yang mengandung vitamin C adalah jeruk, mangga, kubis, tomat serta sayur-sayuran yang berdaun dan berwarna hijau.
Makanan mengandung vitamin D yang berasal dari hewan seperti makarel, sardin, salmon, tuna dan keju.
Sumber makanan vitamin E adalah minyak gandum, kacang kedelei. asparagus, bayam dan alpukat.
Sumber makanan vitamin K adalah brokoli, kubis, bayam, keju dan hati.
e. Mineral
Mineral adalah zat makanan yang penting bagi tubuh untuk pembentukan hormon, tulang dan gigi serta darah. Zat mineral dibutuhkan tubuh dalam jumlah sedikit namun sangat diperlukan untuk menjaga fungsi organ tubuh agar tetap berjalan baik. Beberapa mineral yang dibutuhkan tubuh antara lain:
1) Kalsium adalah mineral untuk pembentukan tulang dan gigi serta membantu pembekuan darah. Sumber kalsium adalah susu, keju dan sayuran hijau.
2) Zat besi adalah mineral yang terdapat dalam haemoglobin untuk mengikat oksigen dalam darah. Sumber makanan zat besi adalah hati, sardin, dan selada air.
3) Posfor adalah mineral untuk pembentukan tulang dan gigi serta mengatur proses oksidasi makanan. Sumber makanannya adalah daging, hati, ikan teri kering, kuning telur dan bekatul.
4) Magnesium adalah mineral yang penting untuk proses biokimia dalam mengubah makanan menjadi tenaga serta mengatur pengeluaran insulin. Sumber makanannya susu, mentega, kacang dan keju.
B. Makanan Seimbang
Pada tahun 1995 terdapat istilah “4 sehat 5 sempurna” yaitu suatu gerakan yang dilakukan pemerintah untuk mengajak masyarakat melakukan pola makan sehari-hari dengan nasi, lauk-pauk, sayuran dan buah-buahan ditambah susu. Istilah itu sekarang sudah berganti dengan nama baru yaitu menu seimbang yang nama gerakannya adalah “Isi Piringku”. Berikut contoh menu seimbang.
a) Makanan pokok sebagai sumber karbohidrat (nasi) 150 gram
b) Lauk sebagai sumber protein dan lemak (ikan kembung) 75 gram
c) Sayuran sebagai sumber mineral sekali makan 1 mangkok sedang
d) Buah-buahan sebagai sumber vitamin (pepaya) 2 potong sedang.
C. Pedoman gizi seimbang
Departemen Kesehatan Republik Indonesia menyebutkan bahwa penerapan kebiasaan pola makan sehat dan seimbang oleh masyarakat Indonesia menunjukkan angka prevalensi stunting dari angka 37,2 persen di tahun 2013 menjadi 30,2 persen di tahun 2018. Namun demikian, data Departemen Kesehatan juga menyebutkan bahwa angka obesitas mengalami peningkatan dari 14,38 persen di tahun 2013 menjadi 21, 8 persen di tahun 2018. Keadaan ini menunjukkan bahwa gerakan pola makan sehat, bergizi dan seimbang pada masyarakat Indonesia harus terus digalakkan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melaksanakan empat pilar gizi seimbang, yaitu:
a) mengkonsumsi makanan yang beraneka ragam
b) membiasakan prilaku hidup bersih
c) melakukan aktivitas fisik
d) memantau dan mempertahankan berat badan
D. Gizi Seimbang Remaja
Masa remaja merupakan salah satu fase perkembangan kehidupan manusia yang akan dilalui oleh setiap individu. Pada masa ini cenderung ditandai dengan pertumbuhan fisik dan organ tubuhnya yang berlangsung sangat cepat sehingga perlu mendapat perhatian khusus agar pertumbuhan dan perkembangan berjalan dengan normal. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memenuhi kecukupan asupan gizi dari masing-masing remaja. Asupan gizi yang masuk digunakan tubuh untuk menghasilkan energi dan kalori dalam melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari di samping untuk memenuhi nutrisi bagi sel-sel tubuh.
E. Pengaruh gizi terhadap kesehatan
Makanan yang sehat dan bergizi serta melakukan aktivitas fisik yang cukup merupakan modal dasar dalam menjaga imunitas tubuh terhadap segala macam penyakit.
Makananyangkitakonsumsihendaknyatidakhanyasehatdanbergizi tetapi juga harus seimbang. Artinya jumlah atau porsi dari jenis makanan yang kita makan sesuai kebutuhan tubuh jangan sampai berlebihan atau kekurangan. Gizi makanan berlebihan maupun kekurangan samasama menyebabkan gangguan pada fungsi organ tubuh. Beberapa akibat yang mungkin terjadi jika zat gizi dalam tubuh berlebihan, yaitu obesitas, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, kolesterol maupun diabetes. Sedangkan jika zat gizi berkurang akan menyebabkan masa otot berkurang, daya tahan tubuh terganggu, kesulitan bernafas dan meningkatkan resiko hipotermia.
Assessment
1.Apakah yang di dimaksut dengan pola hidup sehat!
2. Apakah yang membuat kita Sehat!
2. Gerakan Untuk menjaga keseimbangan ,melakukan kegiatan Latihan kebugaran jasmani ……., dan Jelaskan!
Refleksi (Diisi setelah selesai pembelajaran)
- Isi Refleksi adalah:
1. Kesimpulan jalannya KBM (pembahasan soal di assessmen),
2. Respon siswa terhadap kegiatan yang dilaksankan misalnya: siswa berpartisipasi aktif dalam game atau diskusi,
3. sebutkan kehadiran siswa
Jumlah Siswa hadir :
Jumlah Siswa yng Tidak Hadir :
4. capaian siswa (sampaikan apabila ada materi yang harus diulang atau ada siswa yang post test nya dibawah KKTP).
Komentar
Posting Komentar