IDENTITASI
- Nama Guru : Andi Prayogo, S.Pd
- Mapel Diampuh : PJOK
- Hari/Tanggal : Kamis / 22 OKTOBER 2026
- Kelas : VII
- Pertemuan : 11
- Materi : Pencak Silat
CAPAIAN PEMBELAJARAN
4.1 Mulai bergerak : Menunjukkan kemampuan keterampilan gerak serta mentransfernya ke dalam berbagai situasi gerak; menyusun dan memperagakan strategi gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak; memperagakan dan menjelaskan konsep gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak yang disesuaikan dengan kemampuan karakteristik murid (kondisional).
Tujuan pembelajaran
- Mengidentifikasi pengertian, sejarah, tujuan, manfaat, nilai-nilai, peraturan, dan teknik dasar pencak silat dengan benar.
- Menjelaskan konsep dan prinsip gerak teknik dasar pencak silat serta fungsi setiap teknik dalam berbagai situasi gerak.
- Mempraktikkan teknik dasar pencak silat sesuai prosedur dan aturan dengan memperhatikan keselamatan, ketepatan gerak, dan koordinasi.
A . Mindful (Berkesadaran)
Guru mengondisikan peserta didik untuk memasuki pembelajaran dengan fokus terhadap tubuh, pikiran, lingkungan, dan keselamatan.
Peserta didik menempatkan diri sesuai formasi dengan tertib dan menyampaikan pengetahuan awal tentang pencak silat.
B . Meanigfull (Bermakna)
Guru menjelaskan nilai-nilai pencak silat seperti disiplin, tanggung jawab, sportivitas, keberanian, dan pengendalian diri.
Peserta didik menyebutkan contoh penerapan nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Berikan perhatian pribadi dengan membimbing siswa yang kesulitan.
C.Joyful (Menyenangkan)
Setelah latihan teknik, memberikan waktu siswa untukmelakukan refleksi dalam kelompok kecil dengan suasana santai dan penuh semangat.
Berikan penghargaan atau pujian atas usaha dan kemajuan, bukan hanya hasil pengetahuan terkait pencak silat.
Gunakan musik atau teman sebagai penyemangat supaya suasana menjadi lebih ceria.
Alur tujuan pembelajaran
1. Peserta didik mampu mengidentifikasi pengertian, tujuan, nilai-nilai, teknik dasar koordinasi gerak, jenis Sikap siap dan kuda kuda dalam pencak silat dengan benar.
2. Peserta didik mampu mempraktikan prinsip gerak dan fungsi koordinasi gerak dasar, Sikap siap dan Kuda kuda dalam berbagai situasi latihan maupun pertandingan pencak silat.
Metode pembelajaran :
Pendekatan pembelajaran Deep Learning : Problem-Based Learning (PBL)
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ
Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.
Bagaimana kabarnya hari ini, jangan siasiakan waktu dalm beribadah ya? sehat semua yaa..
alhamdulillah..
Insyaa allah kalian sudah sholat subuh semua yaa, sebelum belajar baiknya kita berdoa sejenak.. berdoa mulai... aamiin
semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat dan selalu dalam lindungan Allah Swt. aamiin
Alhamdulillah hari ini, kita bisa bertemu kembali dalam pelajaran PJOK.
Semoga dalam proses pembelajaran kita diberi kemudahan dalam pemahaman. aamiin.
Anak-anakku, pada pertemuan kali ini,
Sebelum kita memasuki materi pembelajaran, kita harus mengingat kebesaran Allah Swt. yang telah menciptakan kita semua
1. Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta) vs. Imajinasi Manusia
Peserta didik diajak untuk merenungkan bahwa kemampuan manusia menciptakan cerita hanyalah sebuah bentuk imitasi terbatas dari kekuasaan Al-Khaliq. Jika manusia bisa menciptakan dunia fantasi dalam pikiran dan tulisan, Allah SWT adalah Pencipta nyata (Al-Khaliq) dari ketiadaan menjadi ada beserta hukum alam yang sempurna. Ini melatih keimanan agar imajinasi tidak melampaui batas ketuhanan atau mengklaim diri mampu menciptakan sesuatu secara hakiki.
MATERI PEMBELAJARAN PJOK: MACAM-MACAM PUKULAN DALAM PENCAK SILAT
A. Pendahuluan
Pukulan dalam pencak silat adalah teknik serangan yang dilakukan menggunakan tangan sebagai komponen utama untuk mencetak poin atau membela diri. Penguasaan teknik pukulan yang baik memerlukan koordinasi antara kuda-kuda, putaran pinggang, dan tenaga dorong dari bahu.
B. Macam-Macam Pukulan & Ilustrasi Gerakannya
Berikut adalah 4 jenis pukulan utama dalam pencak silat beserta ilustrasi animasinya:
1. Pukulan Depan (Lurus)
Pengertian: Pukulan yang arah lintasannya lurus ke depan dengan sasaran dada atau perut lawan.
Cara Melakukan: Sikap pasang, kepal tangan, dorong lurus ke depan dengan putaran pergelangan tangan saat perkenaan.
Ilustrasi Animasi Gerakan:
Plaintext[ Posisi Awal ] [ Proses Pukulan ] [ Perkenaan Sasaran ] (•_•) (•_•) (•_•) /| |\ ──(Persiapan)──> /| ├──o ──(Lurus ke depan)──> [ Dada/Perut ] |\ |\
2. Pukulan Bandul (Bantulan)
Pengertian: Pukulan yang dilakukan dengan mengayunkan tangan dari bawah ke atas. Sasaran utamanya adalah ulu hati atau dagu lawan.
Cara Melakukan: Siku ditekuk membentuk sudut 90 derajat, lalu ayunkan kepalan dari bawah ke atas menggunakan tenaga bahu dan pinggang.
Ilustrasi Animasi Gerakan:
Plaintext[ Posisi Awal ] [ Proses Ayunan ] [ Sasaran Tercapai ] (•_•) (•_•) [ Ulu Hati/Dagu ] /| |\ ──(Tekuk Siku)──> /| ╭╯ ──(Dari Bawah ke Atas)──▲ |\ |\
3. Pukulan Tegak
Pengertian: Pukulan yang hampir mirip dengan pukulan depan, tetapi posisi kepalan tangan vertikal (tegak) dan menyasar bagian bahu atau sendi bahu lawan.
Cara Melakukan: Kuda-kuda depan, lontarkan kepalan dengan posisi ibu jari menghadap ke atas.
Ilustrasi Animasi Gerakan:
Plaintext[ Posisi Awal ] [ Dorongan Vertikal ] [ Sasaran Tercapai ] (•_•) (•_•) [ Bahu Lawan ] /| |\ ──(Kuda-Kuda)──> /| │ ──(Kepalan Tegak)───────▲ |\ |\
4. Pukulan Melingkar
Pengertian: Pukulan yang lintasannya melingkar dari samping untuk menyerang bagian rusuk atau pinggang lawan.
Cara Melakukan: Memutar badan sedikit untuk menambah tenaga dorong, lalu mengayunkan tangan secara melingkar dari luar ke dalam.
Ilustrasi Animasi Gerakan:
Plaintext[ Posisi Awal ] [ Putaran Badan ] [ Perkenaan Melingkar ] (•_•) (•_•) ↺ [ Rusuk/Pinggang ] /| |\ ──(Persiapan)──> /| |\ ──(Ayunan Melingkar)───►
Asesmen
C. Kesimpulan Pembelajaran
Kesimpulan: Pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri yang mengandalkan kekuatan fisik semata, melainkan seni gerak yang membutuhkan disiplin, ketepatan, dan koordinasi tubuh yang tinggi. Dalam teknik pukulan, efektivitas serangan sangat ditentukan oleh tiga elemen kunci: kuda-kuda yang kokoh (sebagai fondasi), putaran pinggang (sebagai sumber tenaga), dan ketepatan sasaran. Penguasaan berbagai jenis pukulan (depan, bandul, tegak, dan melingkar) memungkinkan pesilat untuk melakukan variasi serangan maupun pembelaan diri secara taktis dan efektif di berbagai situasi.
D. Refleksi Pembelajaran (Untuk Peserta Didik)
Gunakan pertanyaan-pertanyaan berikut untuk mengevaluasi pemahaman dan pengalaman belajar siswa di akhir sesi:
Refleksi Kognitif (Pemahaman Materi):
Dari keempat jenis pukulan yang telah dipelajari, pukulan mana yang menurutmu paling mudah dilakukan dan pukulan mana yang paling sulit? Mengapa?
Apa perbedaan mendasar antara lintasan Pukulan Depan dan Pukulan Bandul?
Refleksi Psikomotorik (Praktik & Keterampilan):
Kendala apa yang kamu rasakan saat mencoba menjaga keseimbangan tubuh (kuda-kuda) ketika melakukan pukulan melingkar?
Bagaimana cara kamu mengatasi rasa kaku pada pergelangan tangan atau bahu saat melakukan pukulan secara berulang?
Refleksi Afektif (Sikap & Karakter):
Nilai kedisiplinan dan sportivitas apa yang dapat kamu terapkan dari latihan pencak silat ini ke dalam kehidupan sehari-hari?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar