Kamis, 10 September 2026

Jalan cepat (kelebihan,kekurangan, dan kekurangan) kelas 7

  IDENTITASI

- Nama Guru               :  Andi Prayogo, S.Pd

- Mapel Diampuh        :  PJOK

- Hari/Tanggal            :  Kamis / 10 September 2026

- Kelas                         :  VII

- Judul Materi             :  Jalan Cepat

- pertemuan ke            : 9

CAPAIAN PEMBELAJARAN 

4.1 Mulai bergerak : Menunjukkan kemampuan keterampilan gerak serta mentransfernya ke dalam berbagai situasi gerak; menyusun dan memperagakan strategi gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak; memperagakan dan menjelaskan konsep gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak yang disesuaikan dengan kemampuan karakteristik murid (kondisional). 

Tujuan pembelajaran

Menyusun dan memperagakan strategi gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak;


A . Mindful (Berkesadaran)

·       Guru mengajak siswa melakukan body awareness: berdiri tegak, merasakan posisi kepala, bahu, pinggul, lutut, dan kaki. Guru memberikan pertanyaan pemantik: “Apa yang kalian rasakan ketika berjalan dengan posisi tubuh yang benar?” Guru menjelaskan secara singkat prinsip dasar jalan cepat.

·    Siswa memusatkan perhatian pada tubuh dan posisi anggota badan. Siswa mencoba berjalan perlahan sambil menyadari posisi tubuh, ayunan lengan, dan langkah kaki.

B . Meaningfull (bermakna)

· Guru membagi siswa dalam kelompok kecil. Guru memberikan tugas: berjalan cepat dengan fokus pada satu aspek teknik, misalnya posisi badan dan ayunan lengan. Guru berkeliling mengamati dan memberikan umpan balik.

· Siswa mempraktikkan jalan cepat secara bertahap. Siswa berusaha menerapkan teknik yang telah diamati dan memperhatikan bagian tubuh yang masih mengalami kesulitan.


·       Joyful (Menyenangkan)

Guru membuat permainan/tantangan “Jalan Cepat Lebih Baik”. Guru memberikan target teknik, misalnya menjaga postur tubuh, ayunan lengan, atau koordinasi langkah. Guru memberikan apresiasi terhadap usaha dan perkembangan siswa, bukan hanya kecepatan.


Siswa melakukan jalan cepat kembali dengan menerapkan hasil evaluasi. Siswa berusaha memperbaiki kesalahan teknik yang ditemukan sebelumnya.

Alur tujuan pembelajaran

 1. Menganalisis kelebihan, kekurangan, dan kesalahan teknik jalan cepat berdasarkan hasil pengamatan diri maupun teman untuk menentukan alternatif perbaikan gerak.


MATERI

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.

Bagaimana kabarnya hari ini,  jangan siasiakan waktu dalm beribadah ya? sehat semua yaa..

alhamdulillah..

Insyaa allah kalian sudah sholat subuh semua yaa, sebelum belajar baiknya kita berdoa sejenak.. berdoa mulai... aamiin   

semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat dan selalu dalam lindungan Allah Swt. aamiin

Alhamdulillah hari ini, kita bisa bertemu kembali dalam pelajaran PJOK.

Semoga dalam proses pembelajaran kita diberi kemudahan dalam pemahaman. aamiin.

Anak-anakku, pada pertemuan kali ini, 

Materi Pembelajaran PJOK: Jalan Cepat

A. Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu menganalisis kelebihan, kekurangan, dan kesalahan teknik jalan cepat berdasarkan hasil pengamatan diri maupun teman untuk menentukan alternatif perbaikan gerak.


B. Pengertian Jalan Cepat

Jalan cepat adalah aktivitas atletik yang dilakukan dengan memindahkan tubuh ke depan secepat mungkin dengan tetap mempertahankan karakteristik gerakan berjalan.

Dalam jalan cepat, peserta didik tidak hanya dituntut untuk bergerak cepat, tetapi juga harus memperhatikan teknik, koordinasi, keseimbangan, dan ketepatan gerakan.

Hal penting yang perlu diamati adalah apakah gerakan sudah dilakukan secara efektif dan sesuai prinsip jalan cepat.


C. Teknik Dasar Jalan Cepat

1. Posisi Tubuh

Posisi tubuh saat jalan cepat perlu dijaga agar tetap tegak dan rileks.

Ciri gerakan yang baik:

  • Kepala tegak dan pandangan ke depan.
  • Bahu rileks.
  • Badan tidak terlalu membungkuk.
  • Pinggul berada dalam posisi yang mendukung gerakan ke depan.
  • Tubuh tetap seimbang selama melangkah.

Kesalahan yang dapat diamati:

  • Badan terlalu membungkuk.
  • Bahu terlalu tegang.
  • Pandangan selalu ke bawah.
  • Tubuh terlalu banyak bergerak ke samping.

Alternatif perbaikan:

  • Berlatih berjalan dengan menjaga kepala dan dada tetap pada posisi nyaman.
  • Memusatkan pandangan ke depan.
  • Mengurangi ketegangan pada bahu.
  • Melakukan latihan keseimbangan dan koordinasi.

2. Gerakan Kaki

Gerakan kaki merupakan bagian penting dalam menghasilkan langkah yang cepat dan efisien.

Ciri gerakan yang baik:

  • Langkah dilakukan secara teratur.
  • Kaki bergerak secara terkoordinasi.
  • Kontak kaki dengan permukaan dilakukan secara tepat.
  • Langkah tidak terlalu dipaksakan sehingga mengganggu keseimbangan.

Dalam pembelajaran, peserta didik dapat mengamati apakah terdapat fase ketika kedua kaki tampak kehilangan kontak dengan tanah. Jika terjadi, gerak tersebut perlu diperbaiki karena karakteristik jalan cepat berbeda dengan lari.

Kesalahan yang dapat diamati:

  • Langkah tidak teratur.
  • Langkah terlalu panjang sehingga keseimbangan terganggu.
  • Gerakan kaki kurang terkoordinasi.
  • Gerakan menyerupai berlari.

Alternatif perbaikan:

  • Mengurangi panjang langkah dan meningkatkan keteraturan langkah.
  • Melakukan latihan jalan cepat dengan tempo bertahap.
  • Berlatih menjaga salah satu kaki tetap berkontak dengan tanah sesuai prinsip jalan cepat.

3. Gerakan Lengan

Gerakan lengan membantu menjaga keseimbangan dan irama langkah.

Ciri gerakan yang baik:

  • Lengan diayunkan secara alami dan berirama.
  • Gerakan lengan berkoordinasi dengan gerakan kaki.
  • Siku ditekuk secara nyaman.
  • Bahu tetap rileks.

Kesalahan yang dapat diamati:

  • Lengan tidak diayunkan.
  • Ayunan lengan terlalu berlebihan.
  • Gerakan lengan tidak seirama dengan langkah kaki.
  • Bahu ikut terangkat atau terlalu tegang.

Alternatif perbaikan:

  • Berlatih ayunan lengan di tempat.
  • Menggabungkan ayunan lengan dengan langkah secara perlahan.
  • Meningkatkan koordinasi antara gerakan lengan dan kaki.

4. Koordinasi Gerak

Jalan cepat yang baik membutuhkan koordinasi antara:

kaki → pinggul → badan → lengan → keseimbangan

Peserta didik perlu memahami bahwa kesalahan pada satu bagian dapat memengaruhi bagian lainnya.

Contoh:

Jika ayunan lengan terlalu kaku, koordinasi dengan langkah kaki dapat terganggu sehingga gerakan menjadi kurang efisien.

Jika langkah terlalu panjang, keseimbangan tubuh dapat terganggu dan gerakan menjadi tidak nyaman.


D. Analisis Kelebihan, Kekurangan, dan Kesalahan

C. Kelebihan dalam Teknik Jalan Cepat

Kelebihan adalah bagian gerakan yang sudah dilakukan dengan baik.

Contoh kelebihan dalam jalan cepat:

Posisi badan sudah tegak.

Pandangan sudah mengarah ke depan.

Langkah kaki sudah teratur.

Ayunan lengan sudah sesuai irama.

Gerakan kaki dan lengan sudah terkoordinasi.

Keseimbangan tubuh tetap terjaga.

Peserta didik mampu mempertahankan gerakan jalan cepat dengan baik.

Contoh analisis siswa

“Kelebihan saya adalah posisi badan sudah tegak dan ayunan lengan sudah mengikuti irama langkah.”

D. Kekurangan dalam Teknik Jalan Cepat

Kekurangan adalah bagian gerakan yang belum optimal dan masih perlu ditingkatkan.

Contohnya:

Kekurangan Dampak

Ayunan lengan kurang teratur Irama langkah terganggu

Langkah terlalu pendek Kecepatan gerak kurang optimal

Langkah terlalu panjang Keseimbangan dapat terganggu

Badan terlalu tegang Gerakan menjadi kurang nyaman

Koordinasi kaki dan lengan kurang Gerakan terlihat kaku

Pandangan sering ke bawah Konsentrasi dan arah gerak terganggu

Contoh analisis siswa

“Kekurangan saya adalah ayunan lengan masih kaku sehingga gerakan kaki dan lengan belum seirama.”

E. Kesalahan Teknik Jalan Cepat

Kesalahan teknik adalah gerakan yang tidak sesuai dengan prinsip dasar jalan cepat.

Beberapa kesalahan yang dapat diamati:

1. Badan terlalu membungkuk

Kesalahan: tubuh condong atau membungkuk secara berlebihan.

Perbaikan: menjaga tubuh tetap tegak dan rileks serta mengarahkan pandangan ke depan.

2. Pandangan ke bawah

Kesalahan: terlalu sering melihat kaki atau tanah.

Perbaikan: membiasakan pandangan ke arah depan.

3. Ayunan lengan tidak teratur

Kesalahan: lengan tidak diayunkan atau ayunannya tidak sesuai dengan langkah.

Perbaikan: berlatih ayunan lengan secara berirama dan menggabungkannya dengan langkah kaki.

4. Langkah terlalu panjang

Kesalahan: memaksakan panjang langkah sehingga keseimbangan terganggu.

Perbaikan: menggunakan langkah yang nyaman, teratur, dan sesuai kemampuan.

5. Gerakan menyerupai lari

Kesalahan: terdapat fase ketika kedua kaki kehilangan kontak dengan tanah.

Perbaikan: berlatih dengan tempo lebih lambat dan memastikan karakteristik berjalan tetap dipertahankan.

6. Gerakan kaki dan lengan tidak terkoordinasi

Kesalahan: kaki bergerak tidak seirama dengan ayunan lengan.

Perbaikan: melakukan latihan koordinasi secara bertahap.

Asesmen

Setelah melakukan jalan cepat, siswa menjawab:

1. Jalan cepat merupakan salah satu cabang olahraga yang termasuk dalam ....

A. permainan bola besar

B. atletik

C. senam

D. bela diri


2. Tujuan utama melakukan jalan cepat adalah ....

A. berjalan dengan santai

B. bergerak maju dengan cepat menggunakan teknik berjalan yang benar

C. berlari secepat mungkin

D. melompat sejauh mungkin


3. Posisi badan yang baik ketika melakukan jalan cepat adalah ....

A. membungkuk ke depan secara berlebihan

B. tegak dan rileks

C. condong ke belakang

D. membungkuk ke samping


4. Saat melakukan jalan cepat, pandangan mata sebaiknya diarahkan ....

A. ke belakang

B. ke bawah terus-menerus

C. ke depan

D. ke samping


5. Gerakan lengan dalam jalan cepat berfungsi terutama untuk ....

A. memperlambat langkah

B. menjaga keseimbangan dan membantu irama gerakan

C. menghentikan gerakan kaki

D. mengurangi koordinasi tubuh


6. Gerakan kaki pada jalan cepat dilakukan secara ....

A. bersamaan

B. bergantian dan teratur

C. melompat-lompat

D. tidak beraturan


7. Salah satu ciri penting jalan cepat adalah ....

A. kedua kaki selalu berada di udara

B. salah satu kaki tetap berkontak dengan tanah

C. kedua kaki harus melompat bersamaan

D. gerakannya harus selalu seperti berlari

8. Perhatikan keadaan berikut!


Rina melakukan jalan cepat dengan posisi badan terlalu membungkuk dan pandangannya selalu ke bawah.

Perbaikan yang tepat adalah ....

A. semakin membungkukkan badan

B. menjaga badan lebih tegak dan pandangan ke depan

C. mengurangi ayunan lengan

D. memperpendek waktu latihan


9. Agar gerakan jalan cepat menjadi lebih efektif, gerakan kaki dan lengan harus ....

A. dilakukan secara berlawanan dan tidak teratur

B. dilakukan dengan koordinasi dan irama yang baik

C. dilakukan tanpa menggunakan lengan

D. dilakukan secara bersamaan ke arah yang sama


10. Setelah mengamati gerakan jalan cepat teman, seorang siswa menemukan bahwa ayunan lengan temannya masih kaku. Alternatif perbaikan yang paling tepat adalah ....

A. menghentikan latihan jalan cepat

B. berlatih ayunan lengan secara rileks dan berirama

C. berlari secepat mungkin

D. mengurangi gerakan kaki


Kesimpulan Materi :


Kesimpulan hasil pembelajan :


Komentar Peserta didik :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jalan cepat (kelebihan,kekurangan, dan kekurangan) kelas 7

   IDENTITASI - Nama Guru               :  Andi Prayogo, S.Pd - Mapel Diampuh        :  PJOK - Hari/Tanggal            :  Kamis / 10 Septemb...