Senin, 26 Oktober 2026

Tolak peluru

  IDENTITASI

- Nama Guru               :  Andi Prayogo, S.Pd

- Mapel Diampuh        :  PJOK

- Hari/Tanggal            :  senin / 26 Oktober 2026

- Kelas                         :  VIII

- Pertemuan                 : 10

- Materi                       :  Tolak Peluru

CAPAIAN PEMBELAJARAN 

4.1 Mulai bergerak : Menunjukkan kemampuan keterampilan gerak serta mentransfernya ke dalam berbagai situasi gerak; menyusun dan memperagakan strategi gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak; memperagakan dan menjelaskan konsep gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak yang disesuaikan dengan kemampuan karakteristik murid (kondisional). 

Tujuan pembelajaran

Menyusun dan memperagakan strategi gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak;

A . Mindful (Berkesadaran)

Guru menjelaskan pengertian, tujuan, sejarah singkat, peraturan, peralatan, dan teknik dasar tolak peluru.

Siswa menyimak penjelasan guru dan mencatat informasi penting tentang tolak peluru.

Guru menunjukkan gambar atau demonstrasi tahapan teknik tolak peluru, mulai dari cara memegang peluru, sikap awal, gerakan menolak, hingga gerak lanjutan.

Siswa mengamati demonstrasi dan mengidentifikasi urutan tahapan gerak tolak peluru.

B .  Meanigfull (Bermakna)

Peserta didik memahami manfaat pembelajaran dan menghubungkan prinsip gerak tolak peluru dengan penerapannya dalam aktivitas olahraga.

Guru menjelaskan perbedaan gerakan menolak dan melempar peluru serta alasan peluru harus didorong dari dekat bahu.

Siswa menjelaskan kembali perbedaan gerakan menolak dan melempar berdasarkan penjelasan guru.

C.Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik belajar melalui aktivitas praktik yang aktif, aman, menyenangkan, dan sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Guru memimpin pemanasan dinamis dan latihan mobilitas bahu, lengan, pinggang, serta kaki sebelum praktik.

Siswa mengikuti pemanasan dengan tertib untuk mempersiapkan tubuh sebelum beraktivitas.

Alur tujuan pembelajaran

 - Mengenal konsep dasar, peraturan, peralatan, dan teknik dasar tolak peluru.

 - Memahami prinsip gerak dan tahapan teknik tolak peluru serta faktor yang memengaruhi hasil                 tolakan.

 - Mempraktikkan teknik dasar tolak peluru sesuai prosedur dan aturan keselamatan.


 Metode pembelajaran : 

Pendekatan pembelajaran Deep Learning : Problem-Based Learning (PBL)

 


Assalamu'alaikum Wr.Wb.

الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.

Bagaimana kabarnya hari ini,  jangan siasiakan waktu dalm beribadah ya? sehat semua yaa..

alhamdulillah..

Insyaa allah kalian sudah sholat subuh semua yaa, sebelum belajar baiknya kita berdoa sejenak.. berdoa mulai... aamiin   

semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat dan selalu dalam lindungan Allah Swt. aamiin

Alhamdulillah hari ini, kita bisa bertemu kembali dalam pelajaran PJOK.

Semoga dalam proses pembelajaran kita diberi kemudahan dalam pemahaman. aamiin.

Anak-anakku, pada pertemuan kali ini,

Sebelum kita memasuki materi pembelajaran, kita harus mengingat kebesaran Allah Swt. yang telah menciptakan kita semua

1. Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta) vs. Imajinasi Manusia

Peserta didik diajak untuk merenungkan bahwa kemampuan manusia menciptakan cerita hanyalah sebuah bentuk imitasi terbatas dari kekuasaan Al-Khaliq. Jika manusia bisa menciptakan dunia fantasi dalam pikiran dan tulisan, Allah SWT adalah Pencipta nyata (Al-Khaliq) dari ketiadaan menjadi ada beserta hukum alam yang sempurna. Ini melatih keimanan agar imajinasi tidak melampaui batas ketuhanan atau mengklaim diri mampu menciptakan sesuatu secara hakiki.

Materi


Materi PJOK Kelas VIII: Tolak Peluru

Bahan Bacaan Peserta Didik • Atletik • Kurikulum Merdeka

1. Pengertian Tolak Peluru

Tolak peluru adalah salah satu nomor olahraga atletik dalam kategori nomor lempar. Olahraga ini dilakukan dengan cara menolak atau mendorong bola logam dari dekat bahu menggunakan satu tangan, dengan tujuan mencapai jarak tolakan sejauh mungkin sesuai peraturan.

Tolak peluru berbeda dengan lempar bola. Dalam tolak peluru, peluru harus didorong dari dekat leher atau bahu, bukan diayunkan dan dilempar seperti bola biasa.

2. Sejarah Tolak Peluru

The 1908 London Olympics: The Greatest Games Ever Played
Olympics Day 7 - Athletics

7

Sejarah tolak peluru dapat dijelaskan melalui beberapa tahap berikut.

  1. Zaman kuno: Aktivitas menolak atau melontarkan benda berat telah dilakukan untuk menguji kekuatan fisik. Bentuk awalnya dikaitkan dengan penggunaan batu.

  2. Perkembangan di Inggris: Pada abad ke-19, tolak peluru berkembang menjadi olahraga yang menggunakan bola logam dan mulai diperlombakan secara lebih teratur.

  3. Olimpiade modern: Tolak peluru putra dipertandingkan dalam Olimpiade Athena tahun 1896. Nomor putri mulai dipertandingkan pada Olimpiade London tahun 1948.

Saat ini, tolak peluru menjadi salah satu nomor atletik yang mengutamakan kekuatan, koordinasi, keseimbangan, dan teknik yang benar.

3. Perlengkapan Tolak Peluru

Gill Athletics Pacer Stainless Steel Shot Put

a. Peluru

Berbentuk bola padat yang terbuat dari logam atau bahan lain sesuai ketentuan. Berat peluru disesuaikan dengan kategori perlombaan dan kemampuan peserta didik. Untuk pembelajaran SMP, guru dapat menggunakan bola modifikasi yang lebih ringan dan aman.

Vault Tape Measure – Resilite Sports Products

b. Meteran

Digunakan untuk mengukur jarak tolakan dari titik pendaratan peluru ke bagian dalam lingkaran sesuai prosedur pengukuran.

Red plastic whistle for sports refereeing and safety alert

c. Peluit

Digunakan guru atau petugas untuk memberikan aba-aba mulai, berhenti, dan pergantian giliran.

Field Marker Flags – Durable Plastic Marker Flags for Sports & Outdoor Use | Buy Online

d. Bendera penanda dan alat pembatas

Digunakan untuk menandai sektor pendaratan, batas area latihan, atau lokasi jatuhnya peluru.

4. Peluru dan Beratnya

Peluru berbentuk bola padat dan memiliki berat yang berbeda sesuai kategori atlet. Dalam perlombaan senior, berat standar yang umum digunakan adalah:

Kategori

Berat peluru

Putra senior

7,26 kg

Putri senior

4 kg


Untuk pembelajaran kelas VIII, guru harus menyesuaikan alat dengan usia, kemampuan, dan kondisi peserta didik. Utamakan bola modifikasi yang aman jika diperlukan dan jangan menggunakan peluru berat tanpa pengawasan langsung guru.

5. Teknik Dasar Tolak Peluru

Teknik dasar tolak peluru meliputi empat tahapan utama berikut.

A. Teknik memegang peluru

  • Peluru diletakkan pada pangkal jari-jari tangan, bukan digenggam erat seperti bola kecil.

  • Jari-jari dibuka secukupnya untuk menopang peluru.

  • Ibu jari dan jari kelingking membantu menjaga kestabilan peluru.

  • Peluru ditempatkan dekat leher atau bahu, dengan siku lengan penolak mengarah ke samping.

B. Sikap awal

  • Berdiri dengan posisi tubuh seimbang di dalam area latihan.

  • Kaki dibuka sesuai gaya yang dipelajari.

  • Lutut sedikit ditekuk dan badan rileks.

  • Peluru tetap berada dekat leher atau bahu.

  • Pandangan diarahkan ke area tolakan yang aman.

C. Gerakan menolak

  • Gerakan dimulai dengan dorongan kaki dan koordinasi pinggul serta badan.

  • Lengan penolak mendorong peluru dari dekat bahu ke arah depan atas.

  • Peluru didorong menggunakan satu tangan, bukan dilempar dengan ayunan dari belakang kepala.

  • Gerakan dilakukan secara terkoordinasi dan tidak memaksakan kemampuan.

D. Gerak lanjutan

  • Setelah melakukan tolakan, pertahankan keseimbangan tubuh.

  • Sesuaikan posisi kaki untuk mencegah tubuh kehilangan keseimbangan.

  • Tetap berada di dalam lingkaran sesuai ketentuan.

  • Keluar dari lingkaran melalui bagian belakang setelah tolakan dinyatakan selesai.

Uraian teknik ini mengikuti prinsip dasar pembelajaran tolak peluru dalam bahan ajar PJOK.

6. Lapangan Tolak Peluru

Lapangan tolak peluru terdiri atas lingkaran tolakan dan sektor pendaratan.

Bagian lapangan

Keterangan

Lingkaran tolakan

Tempat atlet melakukan gerakan menolak; diameter bagian dalam standar 2,135 meter.

Balok penahan

Berada di bagian depan lingkaran untuk membantu membatasi posisi kaki atlet.

Sektor pendaratan

Area berbentuk seperti kipas tempat peluru harus jatuh agar tolakan sah.

Garis sektor

Menandai batas kiri dan kanan area pendaratan.

Area pengukuran

Digunakan petugas untuk mengukur jarak hasil tolakan.

Sudut sektor pendaratan pada lapangan standar yang digunakan dalam peraturan modern adalah 34,92°. Sejumlah buku ajar lama menampilkan sudut 40°, sehingga guru perlu membedakan referensi lama dan ketentuan standar modern.

7. Peraturan Dasar dan Keselamatan

Peraturan dasar:

  1. Peluru ditolak menggunakan satu tangan dari dekat leher atau bahu.

  2. Tolakan dilakukan dari dalam lingkaran.

  3. Peluru harus jatuh di dalam sektor pendaratan.

  4. Atlet tidak boleh keluar dari lingkaran sebelum tolakan selesai sesuai aturan.

  5. Jarak tolakan diukur berdasarkan prosedur resmi.

Keselamatan saat pembelajaran:

  • Lakukan pemanasan sebelum praktik.

  • Pastikan area tolakan dan pendaratan kosong.

  • Lakukan gerakan hanya setelah mendapat aba-aba guru.

  • Jangan mengambil peluru saat peserta lain sedang berlatih.

  • Gunakan alat sesuai kemampuan dan arahan guru.

Asesmen

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

1. Jelaskan pengertian olahraga tolak peluru dan tujuan dilakukannya olahraga tersebut!

2. Jelaskan secara singkat sejarah perkembangan olahraga tolak peluru hingga menjadi cabang olahraga Olimpiade!

3. Sebutkan dan jelaskan empat teknik dasar dalam olahraga tolak peluru!

4. Sebutkan tiga perlengkapan yang digunakan dalam olahraga tolak peluru beserta fungsinya!

5. Jelaskan tiga aturan keselamatan yang harus diperhatikan saat melakukan praktik tolak peluru di sekolah!

8. Kesimpulan Materi

Tolak peluru merupakan olahraga atletik yang dilakukan dengan menolak bola logam dari dekat bahu menggunakan satu tangan. Untuk memperoleh hasil yang baik, peserta didik perlu memahami sejarah, peralatan, lapangan, peraturan, dan empat teknik dasar, yaitu memegang peluru, sikap awal, gerakan menolak, serta gerak lanjutan. Dalam pembelajaran PJOK kelas VIII, ketepatan teknik, keseimbangan, disiplin, sportivitas, dan keselamatan lebih penting daripada sekadar mencapai jarak tolakan yang jauh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tolak peluru

  IDENTITASI - Nama Guru               :  Andi Prayogo, S.Pd - Mapel Diampuh        :  PJOK - Hari/Tanggal            :  senin / 26 Oktober ...