Lempar Cakram, kelas 9
IDENTITASI
- Nama Guru : Andi Prayogo, S.Pd
- Mapel Diampuh : PJOK
- Hari/Tanggal : Rabu / 26 Agustus 2026
- Kelas : VIII
- Materi : Lempar Cakram
- pertemuan ke : 7
CAPAIAN PEMBELAJARAN
4.1 Mulai bergerak : Menunjukkan kemampuan keterampilan gerak serta mentransfernya ke dalam berbagai situasi gerak; menyusun dan memperagakan strategi gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak; memperagakan dan menjelaskan konsep gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak yang disesuaikan dengan kemampuan karakteristik murid (kondisional).
Tujuan pembelajaran
Menyusun dan memperagakan strategi gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak;
|
A
. Memahami (Meaningful Learning): · Guru
menampilkan gambar/video singkat gerakan lempar cakram. Peserta didik
mengamati dan mengidentifikasi tahapan gerak, mulai dari sikap awal, cara
memegang cakram, gerakan awalan/putaran, posisi tubuh, gerakan melempar,
hingga gerak lanjutan. Guru mengajukan pertanyaan: “Mengapa setiap tahapan
gerakan harus dilakukan secara berurutan?” Peserta didik berdiskusi
berpasangan dan menyampaikan hasil pengamatannya. Guru memberikan penguatan
dan memperagakan kombinasi gerak dasar yang benar. B
. Mengaplikasi (Joyful Learning) Peserta
didik dibagi dalam beberapa kelompok/stasiun latihan. Stasiun 1: latihan
cara memegang dan mengayunkan cakram. Stasiun 2: latihan
sikap awal dan gerak putaran tanpa lemparan. Stasiun 3: latihan
koordinasi gerak kaki, pinggul, badan, dan lengan. Stasiun 4: praktik
rangkaian gerak lempar cakram menggunakan alat yang aman/modifikasi. Peserta
didik bergantian mencoba, mengamati teman, dan memberikan umpan balik
sederhana berdasarkan kriteria gerak yang telah ditentukan guru. ·
C . Merefleksi (Mindful Learning) Setelah
praktik, peserta didik melakukan pendinginan dan duduk bersama kelompok. Guru
mengajak peserta didik melakukan refleksi dengan pertanyaan: “Gerakan mana
yang paling mudah dan paling sulit kalian lakukan? Mengapa?”, “Apa yang harus
diperbaiki agar rangkaian gerak lempar cakram menjadi lebih baik?”, dan
“Bagaimana cara melakukan lempar cakram dengan aman?” Peserta didik
menyampaikan pengalaman dan kesimpulannya. Guru memberikan apresiasi,
koreksi, dan penguatan terhadap pembelajaran. |
Alur tujuan pembelajaran
1. Peserta didik mampu mengidentifikasi pengertian, tujuan, sejarah singkat, peraturan, peralatan, lapangan, serta teknik dasar lempar cakram dengan benar.
2. Peserta didik mampu menjelaskan prinsip gerak dan tahapan teknik lempar cakram serta faktor-faktor yang memengaruhi hasil lemparan.
MATERI
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ
Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.
Bagaimana kabarnya hari ini, jangan siasiakan waktu dalm beribadah ya? sehat semua yaa..
alhamdulillah..
Insyaa allah kalian sudah sholat subuh semua yaa, sebelum belajar baiknya kita berdoa sejenak.. berdoa mulai... aamiin
semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat dan selalu dalam lindungan Allah Swt. aamiin
Alhamdulillah hari ini, kita bisa bertemu kembali dalam pelajaran PJOK.
Semoga dalam proses pembelajaran kita diberi kemudahan dalam pemahaman. aamiin.
Anak-anakku, pada pertemuan kali ini,
Mengenal
Lempar Cakram
1. Pengertian
Lempar cakram merupakan salah satu nomor atletik
dalam kelompok nomor lempar. Dalam aktivitas ini, peserta didik melempar sebuah
alat berbentuk cakram sejauh mungkin ke dalam sektor lemparan dengan
menggunakan teknik yang benar.
Tujuan utama lempar cakram bukan hanya memperoleh
jarak lemparan yang jauh, tetapi juga melakukan gerakan dengan tepat, aman,
sesuai aturan, dan sportif.
Dalam pembelajaran PJOK, peserta didik tidak
hanya dituntut mampu melakukan gerakan, tetapi juga memahami mengapa suatu
teknik dapat menghasilkan lemparan yang lebih efektif.
C. Sejarah
Singkat Lempar Cakram
Lempar cakram telah dikenal sejak zaman Yunani
Kuno. Aktivitas melempar cakram menjadi bagian dari berbagai kegiatan
olahraga pada masa tersebut dan kemudian berkembang menjadi salah satu nomor
dalam atletik modern.
Salah satu gambaran terkenal mengenai aktivitas
lempar cakram pada masa Yunani Kuno adalah patung Discobolus, yang
menggambarkan seorang atlet sedang melakukan persiapan untuk melempar cakram.
Dalam perkembangan olahraga modern, lempar cakram
menjadi salah satu nomor atletik yang dipertandingkan dalam Olimpiade modern.
Di Indonesia, lempar cakram dipelajari sebagai
bagian dari materi atletik dalam pembelajaran PJOK dan juga dipertandingkan
dalam berbagai kejuaraan atletik.
Tahukah Kamu?
Lempar cakram membutuhkan kombinasi beberapa
kemampuan, antara lain:
- koordinasi;
- keseimbangan;
- kelenturan;
- kekuatan;
- kecepatan;
- ketepatan;
- konsentrasi.
Oleh karena itu, keberhasilan lempar cakram tidak
hanya ditentukan oleh kekuatan tangan.
D.
Peralatan Lempar Cakram
Cakram merupakan alat berbentuk bulat dan
pipih yang digunakan dalam aktivitas lempar cakram.
Dalam pembelajaran di sekolah, ukuran dan berat
cakram dapat disesuaikan dengan usia, jenis kelamin, kemampuan, dan
keselamatan peserta didik.
Peralatan pembelajaran dapat berupa:
- cakram;
- lapangan atau lingkaran lempar;
- sektor pendaratan;
- alat pengukur jarak;
- cone atau tanda pembatas;
- alat keselamatan sesuai kebutuhan.
Catatan keselamatan: peserta didik tidak boleh mengambil cakram sebelum guru memberikan
instruksi bahwa area lempar sudah aman.
E. Teknik
Dasar Lempar Cakram
Secara umum, teknik lempar cakram terdiri atas
beberapa tahapan.
1. Teknik
Memegang Cakram
Cara memegang cakram:
- Letakkan cakram pada telapak tangan.
- Jari-jari direnggangkan secara wajar.
- Ujung jari mencengkeram bagian tepi cakram.
- Ibu jari berada pada posisi yang membantu menjaga kestabilan
cakram.
- Pegangan tidak terlalu kaku.
Hal penting: cakram harus
dapat dikontrol dengan baik tanpa membuat tangan terlalu tegang.
2. Sikap Awal
Pada sikap awal:
- tubuh berada di dalam lingkaran lempar;
- kaki ditempatkan dengan seimbang;
- badan rileks tetapi siap bergerak;
- cakram berada pada posisi yang memungkinkan peserta didik melakukan
ayunan;
- pandangan dan konsentrasi diarahkan sesuai kebutuhan gerakan.
Sikap awal yang baik membantu peserta didik
memperoleh keseimbangan dan kesiapan melakukan gerakan berikutnya.
3. Gerakan
Awalan dan Ayunan
Gerakan awalan bertujuan mempersiapkan tubuh
untuk menghasilkan gerakan lempar yang efektif.
Peserta didik melakukan ayunan cakram secara
terkontrol sambil menjaga keseimbangan tubuh.
Pada tahap ini yang perlu diperhatikan adalah:
keseimbangan → koordinasi → irama gerakan →
kesiapan melakukan putaran.
Jangan melakukan gerakan secara terburu-buru.
Gerakan yang terkontrol lebih penting daripada sekadar bergerak cepat.
4. Gerakan
Putaran
Putaran merupakan salah satu karakteristik
penting dalam teknik lempar cakram.
Pada pembelajaran kelas IX, peserta didik dapat
mempelajari putaran secara bertahap, dimulai dari gerakan sederhana
sebelum melakukan rangkaian lengkap.
Tujuan putaran adalah membantu menghasilkan kecepatan
gerak dan momentum yang dapat diteruskan pada saat cakram dilepaskan.
Asessment
1. Jelaskan pengertian olah raga cakram!
2. Jelaskan secara singkat cara memegang cakram!
Refleksi (Diisi setelah selesai pembelajaran)
- Isi Refleksi adalah:
1. Kesimpulan jalannya KBM (pembahasan soal di assessmen),
2. Respon siswa terhadap kegiatan yang dilaksankan misalnya: siswa berpartisipasi aktif dalam game atau diskusi,
3. sebutkan kehadiran siswa
Jumlah Siswa hadir :
Jumlah Siswa yng Tidak Hadir :
4. capaian siswa (sampaikan apabila ada materi yang harus diulang atau ada siswa yang post test nya dibawah KKTP).
Komentar
Posting Komentar