Senin, 14 September 2026

lari Sprin, kelas 8

 IDENTITASI

- Nama Guru               :  Andi Prayogo, S.Pd

- Mapel Diampuh        :  PJOK

- Hari/Tanggal            :  senin / 14 September 2026

- Kelas                         :  VIII

- Pertemuan                 : 7

- Materi                       :  Lari jarak pendek

CAPAIAN PEMBELAJARAN 

4.1 Mulai bergerak : Menunjukkan kemampuan keterampilan gerak serta mentransfernya ke dalam berbagai situasi gerak; menyusun dan memperagakan strategi gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak; memperagakan dan menjelaskan konsep gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak yang disesuaikan dengan kemampuan karakteristik murid (kondisional). 

Tujuan pembelajaran

Menyusun dan memperagakan strategi gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak;

A . Mindful (Berkesadaran)

· Guru mengajak siswa berdiri rileks dan melakukan body awareness: menyadari posisi kaki, tangan, badan, dan pernapasan sebelum aktivitas.

Siswa memusatkan perhatian pada tubuh, posisi kaki, tangan, dan pernapasan.

B .  Meanigfull (Bermakna)

Guru menghubungkan materi sprint dengan pengalaman dan kehidupan nyata siswa.

Siswa berdiskusi berpasangan/kelompok kecil.

C.Joyful (Menyenangkan)

Guru memberikan aba-aba atau kode, Siswa dibagi menjadi kelompok kecil dan melakukan star larijatak sprint.

Alur tujuan pembelajaran

 1. Mengenal konsep dasar, nomor perlombaan, peraturan, dan teknik dasar lari jarak pendek.

2. Memahami tahapan teknik sprint dan prinsip gerak yang memengaruhi kecepatan.

3. Mempraktikkan teknik start, berlari, dan finis dengan benar sesuai prosedur.


Assalamu'alaikum Wr.Wb.

الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.

Bagaimana kabarnya hari ini,  jangan siasiakan waktu dalm beribadah ya? sehat semua yaa..

alhamdulillah..

Insyaa allah kalian sudah sholat subuh semua yaa, sebelum belajar baiknya kita berdoa sejenak.. berdoa mulai... aamiin   

semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat dan selalu dalam lindungan Allah Swt. aamiin

Alhamdulillah hari ini, kita bisa bertemu kembali dalam pelajaran PJOK.

Semoga dalam proses pembelajaran kita diberi kemudahan dalam pemahaman. aamiin.

Anak-anakku, pada pertemuan kali ini,

Sebelum kita memasuki materi pembelajaran, kita harus mengingat kebesaran Allah Swt. yang telah menciptakan kita semua

1. Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta) vs. Imajinasi Manusia

Peserta didik diajak untuk merenungkan bahwa kemampuan manusia menciptakan cerita hanyalah sebuah bentuk imitasi terbatas dari kekuasaan Al-Khaliq. Jika manusia bisa menciptakan dunia fantasi dalam pikiran dan tulisan, Allah SWT adalah Pencipta nyata (Al-Khaliq) dari ketiadaan menjadi ada beserta hukum alam yang sempurna. Ini melatih keimanan agar imajinasi tidak melampaui batas ketuhanan atau mengklaim diri mampu menciptakan sesuatu secara hakiki.


MATERI PEMBELAJARAN PJOK KELAS VIII

LARI SPRINT / LARI JARAK PENDEK

A. Pengertian Lari Sprint

Lari sprint atau lari jarak pendek adalah nomor atletik yang dilakukan dengan berlari menempuh jarak tertentu dalam waktu sesingkat-singkatnya dengan mengutamakan kecepatan maksimal dan teknik gerak yang efektif.

Pada pembelajaran kelas VIII, siswa tidak hanya dituntut untuk berlari cepat, tetapi juga mampu memahami dan mempraktikkan teknik sprint dengan benar.

Contoh nomor lari jarak pendek dalam atletik antara lain:

100 meter

200 meter

400 meter

Dalam pembelajaran sekolah, jarak dapat dimodifikasi sesuai usia, kemampuan siswa, dan kondisi lapangan, misalnya 30 m, 40 m, atau 50 m.

B.Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, siswa diharapkan mampu:

Menjelaskan pengertian lari sprint.

Menyebutkan nomor-nomor lari jarak pendek.

Menjelaskan tahapan melakukan lari sprint.

Menjelaskan fungsi start dalam lari sprint.

Memahami prinsip gerakan yang dapat membantu menghasilkan kecepatan.

Mempraktikkan teknik start dengan benar.

Mempraktikkan teknik berlari dengan koordinasi gerak yang baik.

Mempraktikkan teknik memasuki garis finis dengan benar.

Menunjukkan sikap disiplin, percaya diri, sportif, dan menghargai teman.

C. Tahapan Gerakan Lari Sprint

Secara sederhana, lari sprint dapat dibagi menjadi:

START → AKSELERASI → BERLARI → FINIS

Keempat bagian tersebut saling berhubungan.

1. Teknik Start

Start merupakan awal dari perlombaan lari. Dalam sprint, atlet menggunakan start jongkok untuk membantu menghasilkan dorongan awal yang efektif.

Aba-aba start

Pada perlombaan resmi dikenal aba-aba:

“Bersedia” → “Siap” → bunyi pistol/aba-aba mulai

Untuk pembelajaran di sekolah, guru dapat menggunakan aba-aba suara atau tepukan tangan.

Sikap “Bersedia”

Siswa:

menempatkan kaki pada posisi start;

kedua tangan berada di belakang garis start;

jari-jari tangan terbuka dan menopang tubuh;

lengan dalam posisi kuat;

badan berada dalam posisi siap melakukan dorongan.

Sikap “Siap”


Ketika aba-aba “Siap”:

pinggul diangkat;

berat badan dipindahkan ke depan;

pandangan tetap terarah ke bawah/depan secara wajar;

tubuh dalam keadaan siap melakukan dorongan.

Saat mulai berlari

Ketika aba-aba diberikan:

kedua kaki mendorong kuat;

tangan segera melakukan ayunan;

badan bergerak ke depan;

langkah awal dilakukan secara terkontrol;

secara bertahap tubuh melakukan percepatan.

Prinsip penting: jangan terburu-buru berdiri tegak pada beberapa langkah pertama. Biarkan tubuh melakukan akselerasi secara alami.

2. Teknik Akselerasi

Akselerasi adalah proses meningkatkan kecepatan dari awal berlari menuju kecepatan yang lebih tinggi.

Pada tahap ini siswa perlu memperhatikan:

Dorongan kaki

Kaki memberikan dorongan kuat ke arah belakang sehingga tubuh bergerak ke depan.

Ayunan lengan

Lengan diayunkan secara aktif dan berlawanan dengan gerakan kaki.

Contohnya:

Kaki kanan maju → lengan kiri ikut bergerak ke depan.

Posisi badan

Pada awal akselerasi, tubuh cenderung sedikit condong ke depan dan kemudian secara bertahap menjadi lebih tegak.

Koordinasi

Gerakan kaki, tangan, badan, dan pandangan harus dilakukan secara terkoordinasi.

3. Teknik Berlari

Setelah mencapai kecepatan tinggi, siswa mempertahankan kecepatan dengan teknik yang efisien.

Hal-hal yang harus diperhatikan:

a. Posisi kepala

kepala tidak terlalu menunduk;

pandangan ke arah depan.

b. Posisi badan

badan relatif tegak setelah fase akselerasi;

tidak terlalu condong ke belakang.

c. Gerakan lengan

lengan diayunkan ke depan dan belakang;

gerakannya terkoordinasi dengan langkah kaki;

bahu tetap rileks.

d. Gerakan kaki

lutut diangkat secara aktif;

kaki melakukan langkah secara cepat dan terkoordinasi;

pendaratan kaki dilakukan secara efektif di bawah/sekitar pusat massa tubuh.

e. Relaksasi

Siswa tidak perlu membuat tubuh tegang. Bahu dan tangan sebaiknya tetap rileks agar gerakan lebih efisien.


4. Teknik Memasuki Garis Finis

Kesalahan yang sering terjadi adalah siswa berhenti atau mengurangi kecepatan sebelum garis finis.

Dalam sprint, siswa harus tetap berlari hingga melewati garis finis.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

tetap berlari dengan kecepatan yang dipertahankan;

jangan melihat ke belakang;

pandangan tetap ke depan;

melewati garis finis terlebih dahulu dengan bagian tubuh yang sesuai aturan perlombaan;

setelah melewati garis finis, perlambat kecepatan secara bertahap. 

Link ateri lari jarak pendek : https://www.youtube.com/watch?v=6M7ymu3MnZw 


Asesmen

1. Jelaskan pengertian lari jarak pendek (sprint) dan sebutkan tiga contoh nomor perlombaan lari jarak pendek!

2. Jelaskan tahapan-tahapan teknik lari sprint mulai dari start sampai melewati garis finis!

3. Mengapa teknik start sangat penting dalam lari jarak pendek? Jelaskan bagaimana posisi tubuh yang baik ketika melakukan start!

4. Dalam melakukan lari sprint, gerakan kaki dan ayunan lengan harus dilakukan secara terkoordinasi. Jelaskan hubungan gerakan kaki dan lengan dalam membantu menghasilkan kecepatan!

5. Andi selalu mengurangi kecepatannya ketika mendekati garis finis karena takut melewati garis. Menurut pendapatmu, apakah tindakan Andi sudah benar? Jelaskan teknik yang seharusnya dilakukan ketika memasuki garis finis dan berikan alasannya!

Kesimpulan Materi

Kesimpulan hasil pembelajan

Komentar Peserta didik :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

lari Sprin, kelas 8

 IDENTITASI - Nama Guru               :  Andi Prayogo, S.Pd - Mapel Diampuh        :  PJOK - Hari/Tanggal            :  senin / 14 September...