IDENTITASI
- Nama Guru : Andi Prayogo, S.Pd
- Mapel Diampuh : PJOK
- Hari/Tanggal : Rabu / 9 Sebtember 2026
- Kelas : IX
- Judul Materi : Lempar Cakram
- pertemuan ke : 8
CAPAIAN PEMBELAJARAN
4.1 Mulai bergerak : Menunjukkan kemampuan keterampilan gerak serta mentransfernya ke dalam berbagai situasi gerak; menyusun dan memperagakan strategi gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak; memperagakan dan menjelaskan konsep gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak yang disesuaikan dengan kemampuan karakteristik murid (kondisional).
Tujuan pembelajaran
Menyusun dan memperagakan strategi gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak;
A . Memahami (Meaningful Learning): · Guru menampilkan gambar/video singkat gerakan lempar cakram. Peserta didik mengamati dan mengidentifikasi tahapan gerak, mulai dari sikap awal, cara memegang cakram, gerakan awalan/putaran, posisi tubuh, gerakan melempar, hingga gerak lanjutan. Guru mengajukan pertanyaan: “Mengapa setiap tahapan gerakan harus dilakukan secara berurutan?” Peserta didik berdiskusi berpasangan dan menyampaikan hasil pengamatannya. Guru memberikan penguatan dan memperagakan kombinasi gerak dasar yang benar. B . Mengaplikasi (Joyful Learning) Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok/stasiun latihan. Stasiun 1: latihan cara memegang dan mengayunkan cakram. Stasiun 2: latihan sikap awal dan gerak putaran tanpa lemparan. Stasiun 3: latihan koordinasi gerak kaki, pinggul, badan, dan lengan. Stasiun 4: praktik rangkaian gerak lempar cakram menggunakan alat yang aman/modifikasi. Peserta didik bergantian mencoba, mengamati teman, dan memberikan umpan balik sederhana berdasarkan kriteria gerak yang telah ditentukan guru. C . Merefleksi (Mindful Learning) Setelah praktik, peserta didik melakukan pendinginan dan duduk bersama kelompok. Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi dengan pertanyaan: “Gerakan mana yang paling mudah dan paling sulit kalian lakukan? Mengapa?”, “Apa yang harus diperbaiki agar rangkaian gerak lempar cakram menjadi lebih baik?”, dan “Bagaimana cara melakukan lempar cakram dengan aman?” Peserta didik menyampaikan pengalaman dan kesimpulannya. Guru memberikan apresiasi, koreksi, dan penguatan terhadap pembelajaran. |
Alur tujuan pembelajaran
1. Peserta didik mampu mempraktikkan teknik dasar lempar cakram (Gaya menyamping)secara bertahap dengan menerapkan posisi tubuh, koordinasi gerak, pelepasan cakram, dan keselamatan sesuai prosedur.
2. Peserta didik mampu menganalisis kesalahan teknik dan faktor yang memengaruhi hasil lemparan untuk menentukan strategi gerak yang lebih efektif dalam meningkatkan jarak lemparan.
MATERI
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ
Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.
Bagaimana kabarnya hari ini, jangan siasiakan waktu dalm beribadah ya? sehat semua yaa..
alhamdulillah..
Insyaa allah kalian sudah sholat subuh semua yaa, sebelum belajar baiknya kita berdoa sejenak.. berdoa mulai... aamiin
semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat dan selalu dalam lindungan Allah Swt. aamiin
Alhamdulillah hari ini, kita bisa bertemu kembali dalam pelajaran PJOK.
Semoga dalam proses pembelajaran kita diberi kemudahan dalam pemahaman. aamiin.
Anak-anakku, pada pertemuan kali ini,
LEMPAR CAKRAM GAYA MENYAMPING
Lempar cakram gaya menyamping adalah teknik dasar lemparan di mana posisi tubuh atlet berdiri miring atau menyamping menghadap ke arah sasaran atau lemparan.
- Sikap Awal: Berdiri menyamping dengan arah lemparan, posisi kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang dengan lutut sedikit ditekuk.
- Ayunan Cakram: Pegang cakram dengan tangan kanan, lalu ayunkan lengan kanan jauh ke belakang di samping badan secara rileks. “Lengan kanan diayunkan ke belakang. Lakukan putaran dengan menggunakan telapak kaki kiri bagian depan.”
- Posisi Badan: Saat bersiap melempar, rendahkan posisi tubuh dengan tangan kanan tetap berada di belakang tubuh.
- Gerakan Melempar: Putar badan dengan bertumpu pada telapak kaki kiri bagian depan, lalu lepaskan cakram ke depan atas dengan tenaga penuh.
- Gerakan Lanjutan: “Setelah melakukan lemparan, kaki kanan melangkah ke depan dan posisinya berada pada bekas pijakan kaki kiri.” untuk menjaga keseimbangan.
- Cara memegang cakram yang benar
- Aturan ukuran lapangan lempar cakram
- Perbedaan dengan gaya membelakangi
Asessment
1. Jelaskan pengertian lempar cakram dan tujuan utama melakukan lempar cakram dalam olahraga atletik!
2. Sebutkan dan jelaskan tahapan teknik dasar lempar cakram, mulai dari cara memegang cakram, sikap awal, ayunan, gerakan melempar, hingga gerakan lanjutan!
3. Mengapa cara memegang cakram dan posisi jari-jari tangan harus dilakukan dengan benar? Jelaskan pengaruhnya terhadap hasil lemparan!
4. Seorang peserta didik melakukan lempar cakram, tetapi cakram yang dilempar tidak berputar dengan baik dan arah lemparannya kurang tepat. Menurut pendapatmu, kesalahan teknik apa yang mungkin terjadi dan bagaimana cara memperbaikinya?
5. Dalam latihan lempar cakram, seorang teman mengalami kesulitan menjaga keseimbangan setelah melakukan lemparan. Analisis penyebab masalah tersebut dan jelaskan cara melakukan gerakan lanjutan (follow-through) yang benar agar lemparan tetap aman dan efektif!
Kesimpulan Materi :
Kesimpulan hasil pembelajan :
Komentar Peserta didik :
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusPangeran Jagad Raya 9 B
BalasHapusJawaban:
1. Pengertian lempar cakram adalah salah satu nomor lempar dalam cabang olahraga atletik yang menggunakan alat berbentuk piring bundar ( cakram ) untuk dilemparkan.
Tujuan utamanya adalah mencapai jarak lemparan sejauh-jauhnya di dalam sektor pendaratan yang telah ditentukan tanpa melanggar aturan.
2. Tahapan teknik dasar lempar cakram :
- Cara Memegang Cakram: Cakram diletakkan pada telapak tangan non dominan, lalu ditutup oleh tangan dominan dengan jari-jari renggang.
- Sikap Awal: Berdiri menyamping atau membelakangi arah lemparan, posisi kaki dibuka selebar bahu, dan tubuh dalam keadaan relaks.
- Ayunan ( Mengayunkan Cakram ): Cakram diayun-ayunkan ke samping kanan belakang dan kiri depan untuk mengumpulkan momentum dan mengatur keseimbangan.
- Gerakan Melempar: Tubuh berputar dengan poros kaki, pinggul mendorong ke depan, lengan Melempar lurus mengikuti putaran badan.
- Gerakan Selanjutnya ( follow-through ): Mengganti posisi kaki setelah cakram lepas untuk mengerem laju badan.
3. Pentingnya pegangan dan posisi jari.
- Alasan Benar: Supaya cakram tidak mudah jatuh saat diayunkan.
- Pengaruh Hasil: Pegangan yang benar membuat cakram berputar stabil secara aerodinamis di udara.
4. Kesalahan teknik lemparan karena cakram dilepaskan dari telapak tangan, bukan menggelinding keluar melalui Ujung jari telunjuk. Cara memperbaikinya adalah lakukan latihan memutar cakram di tempat dengan melemparkannya pendek ke atas / ke depan agar terbiasa merasakan putaran dari jari telunjuk.
5. Penyebab masalah keseimbangannya adalah atlet gagal memindahkan pusat berat badan setelah melempar, sehingga momentum dorongan ke depan membuat tubuh terjatuh. Gerakan lanjutan yang benar adalah begitu cakram lepas, segera langkahkan kaki belakang ke depan untuk menggantikan posisi kaki depan.
nabilah hairunnisa 9b
BalasHapus*Kesimpulan:*
Lempar cakram gaya menyamping dilakukan dengan posisi badan menyamping, mengayunkan cakram, melepaskannya ke depan atas, lalu diakhiri dengan follow-through untuk menjaga keseimbangan.
putri Nabila sari 9b
BalasHapuskesimpulan:Lempar cakram adalah nomor cabang olahraga atletik di mana atlet melempar benda berbentuk piringan sejauh mungkin untuk mendapatkan jarak maksimum.
M. Alfathama Dante Saputra 9B
BalasHapusKesimpulannya
Lempar cakram gaya menyamping adalah teknik melempar cakram dengan posisi tubuh menyamping ke arah lemparan. Gerakannya meliputi sikap awal, ayunan cakram, posisi badan, gerakan melempar, dan gerakan lanjutan.
Hal penting yang harus diperhatikan adalah menjaga keseimbangan, fokus ke arah sasaran, serta mengutamakan kecepatan putaran dan ketepatan sudut pelepasan cakram agar lemparan maksimal.
m. fathur dwi syaputra
BalasHapusjawaban:
1.Lempar cakram adalah salah satu cabang olahraga atletik yang dilakukan dengan melempar cakram sejauh mungkin menggunakan teknik dan gerakan yang benar. Tujuan utamanya adalah memperoleh jarak lemparan sejauh-jauhnya dengan tetap mengikuti peraturan yang berlaku.
2•Memegang cakram – Cakram diletakkan pada telapak tangan dan jari-jari direnggangkan untuk menjaga keseimbangan cakram.
•Sikap awal – Berdiri di dalam lingkaran dengan posisi tubuh menyamping atau membelakangi arah lemparan sesuai teknik yang digunakan.
•Ayunan – Cakram diayunkan ke belakang dan ke depan untuk mendapatkan keseimbangan serta membangun tenaga.
•Gerakan melempar – Tubuh diputar, kemudian tenaga dari kaki, pinggul, badan, dan lengan digunakan untuk melepaskan cakram ke arah depan.
• lanjutan (follow-through) – Setelah cakram dilepaskan, tubuh terus bergerak mengikuti arah putaran sambil menjaga keseimbangan agar tidak keluar dari lingkaran.
3.Cara memegang cakram dan posisi jari harus dilakukan dengan benar agar cakram dapat dikontrol dan berputar dengan baik ketika dilepaskan. Pegangan yang tepat membantu menghasilkan arah, kecepatan, dan putaran cakram yang lebih baik sehingga jarak lemparan dapat menjadi lebih maksimal.
4.Kesalahan yang mungkin terjadi adalah posisi jari kurang tepat, cara memegang cakram salah, gerakan pergelangan tangan kurang baik, atau pelepasan cakram tidak dilakukan dengan benar.
Cara memperbaikinya adalah berlatih memegang cakram dengan posisi jari yang benar, melakukan ayunan secara terkontrol, serta berlatih melepaskan cakram dengan gerakan tangan dan pergelangan yang tepat agar cakram berputar dan melaju sesuai arah.
5.Kesulitan menjaga keseimbangan dapat disebabkan oleh posisi kaki yang kurang tepat, putaran tubuh terlalu cepat, atau berhenti secara tiba-tiba setelah cakram dilepaskan.
Gerakan follow-through yang benar dilakukan dengan membiarkan tubuh melanjutkan gerakan putaran setelah cakram dilepaskan, menjaga posisi kaki tetap terkendali, dan menyeimbangkan tubuh agar tidak keluar dari lingkaran. Dengan demikian, gerakan menjadi lebih aman dan lemparan dapat dilakukan secara efektif.
yasmine laila shalma 9B
BalasHapusLempar cakram adalah nomor tanding melempar dalam cabang olahraga atletik. Tujuan utamanya adalah melempar cakram sejauh-jauhnya ke area pendaratan yang sah dengan menggunakan teknik yang benar
Flavio aufaa m (IXA)
BalasHapus1. Lempar cakram adalah olahraga atletik dengan cara melempar cakram sejauh mungkin. Tujuannya mendapatkan jarak lemparan terjauh dengan teknik yang benar.
2. Tahapannya:
Pegangan: Cakram dipegang dengan jari-jari terbuka.
Sikap awal: Berdiri stabil di dalam lingkaran.
Ayunan: Cakram diayunkan ke belakang.
Melempar: Tubuh diputar lalu cakram dilepaskan ke depan.
Follow-through: Tubuh mengikuti gerakan untuk menjaga keseimbangan.
3. Pegangan dan posisi jari yang benar membuat cakram stabil, berputar baik, dan arahnya tepat, sehingga lemparan lebih jauh.
4. Kesalahan mungkin pada pegangan, ayunan, atau pelepasan cakram. Perbaikannya dengan melatih pegangan, ayunan, dan pelepasan dengan benar.
5. Penyebabnya bisa karena posisi kaki dan tubuh kurang stabil. Follow-through dilakukan dengan mengikuti arah putaran dan menjaga posisi kaki tetap seimbang.
Alifia Nadhifah Sakhi 9B
BalasHapuskesimpulan:
1.Lempar cakram adalah salah satu cabang olahraga atletik yang dilakukan dengan melempar cakram sejauh mungkin menggunakan teknik dan gerakan yang benar. Tujuan utamanya adalah memperoleh jarak lemparan sejauh-jauhnya dengan tetap mengikuti peraturan yang berlaku.
2•Memegang cakram – Cakram diletakkan pada telapak tangan dan jari-jari direnggangkan untuk menjaga keseimbangan cakram.
•Sikap awal – Berdiri di dalam lingkaran dengan posisi tubuh menyamping atau membelakangi arah lemparan sesuai teknik yang digunakan.
•Ayunan – Cakram diayunkan ke belakang dan ke depan untuk mendapatkan keseimbangan serta membangun tenaga.
•Gerakan melempar – Tubuh diputar, kemudian tenaga dari kaki, pinggul, badan, dan lengan digunakan untuk melepaskan cakram ke arah depan.
• lanjutan (follow-through) – Setelah cakram dilepaskan, tubuh terus bergerak mengikuti arah putaran sambil menjaga keseimbangan agar tidak keluar dari lingkaran.
3.Cara memegang cakram dan posisi jari harus dilakukan dengan benar agar cakram dapat dikontrol dan berputar dengan baik ketika dilepaskan. Pegangan yang tepat membantu menghasilkan arah, kecepatan, dan putaran cakram yang lebih baik sehingga jarak lemparan dapat menjadi lebih maksimal.
4.Kesalahan yang mungkin terjadi adalah posisi jari kurang tepat, cara memegang cakram salah, gerakan pergelangan tangan kurang baik, atau pelepasan cakram tidak dilakukan dengan benar.
Cara memperbaikinya adalah berlatih memegang cakram dengan posisi jari yang benar, melakukan ayunan secara terkontrol, serta berlatih melepaskan cakram dengan gerakan tangan dan pergelangan yang tepat agar cakram berputar dan melaju sesuai arah.
5.Kesulitan menjaga keseimbangan dapat disebabkan oleh posisi kaki yang kurang tepat, putaran tubuh terlalu cepat, atau berhenti secara tiba-tiba setelah cakram dilepaskan.
Gerakan follow-through yang benar dilakukan dengan membiarkan tubuh melanjutkan gerakan putaran setelah cakram dilepaskan, menjaga posisi kaki tetap terkendali, dan menyeimbangkan tubuh agar tidak keluar dari lingkaran. Dengan demikian, gerakan menjadi lebih aman dan lemparan dapat dilakukan secara efektif.
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusaditya bintang p.9b
BalasHapuskesimpulan
Lempar cakram adalah olahraga atletik yang membutuhkan kekuatan, keseimbangan, koordinasi, dan teknik yang benar. Mulai dari cara memegang cakram, sikap awal, mengayunkan tangan, melempar, sampai gerakan lanjutan harus dilakukan dengan baik supaya cakram bisa melaju jauh dan tepat arah. Jadi, hasil lemparan bukan cuma bergantung pada seberapa kuat kita melempar, tapi juga pada ketepatan teknik dan keseimbangan tubuh. Latihan yang rutin juga penting supaya gerakannya semakin baik dan mengurangi risiko cedera.
M ghaisan abqory 9B
BalasHapusKesimpulannya: Lempar cakram memerlukan teknik utuh dari pegangan, ayunan, lemparan hingga gerakan akhir. Pegangan benar menentukan kualitas terbang cakram, gerakan lanjutan menjaga keseimbangan. Semua tahapan harus lincah dan berurutan agar hasil maksimal dan aman
Nada Qaribu Anshori 9B
BalasHapusKesimpulan:
Lempar cakram gaya menyamping adalah teknik melempar cakram dengan posisi awal tubuh menyamping terhadap arah lemparan. Teknik ini dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu memegang cakram dengan benar, melakukan ayunan, memutar dan memindahkan berat badan, kemudian melepaskan cakram dengan tenaga dan arah yang tepat. Keberhasilan lemparan dipengaruhi oleh keseimbangan, koordinasi gerak, kekuatan, serta ketepatan teknik. Dengan latihan yang rutin dan teknik yang benar, jarak dan hasil lemparan dapat menjadi lebih maksimal.
m Athar 9b
BalasHapus1. Lempar cakram adalah olahraga atletik dengan cara melempar cakram sejauh mungkin. Tujuannya mendapatkan jarak lemparan terjauh dengan teknik yang benar.
2. Tahapannya:
Pegangan: Cakram dipegang dengan jari-jari terbuka.
Sikap awal: Berdiri stabil di dalam lingkaran.
Ayunan: Cakram diayunkan ke belakang.
Melempar: Tubuh diputar lalu cakram dilepaskan ke depan.
Follow-through: Tubuh mengikuti gerakan untuk menjaga keseimbangan.
3. Pegangan dan posisi jari yang benar membuat cakram stabil, berputar baik, dan arahnya tepat, sehingga lemparan lebih jauh.
4. Kesalahan mungkin pada pegangan, ayunan, atau pelepasan cakram. Perbaikannya dengan melatih pegangan, ayunan, dan pelepasan dengan benar.
5. Penyebabnya bisa karena posisi kaki dan tubuh kurang stabil. Follow-through dilakukan dengan mengikuti arah putaran dan menjaga posisi kaki tetap seimbang.
Cantika Anindia 9B
BalasHapusKesimpulan Lempar Cakram:
Lempar cakram adalah cabang olahraga atletik berupa melempar cakram sejauh mungkin dengan teknik dan aturan tertentu, mengutamakan kekuatan, keseimbangan, serta koordinasi tubuh. Tujuannya mencetak jarak lemparan terjauh dengan tetap mematuhi peraturan dan menjaga keselamatan.
M Fadhil Adhyastha P - (9A)
BalasHapus*1. Pengertian dan Tujuan Lempar Cakram*
*Pengertian*: Lempar cakram adalah salah satu nomor dalam atletik yang dilakukan dengan melempar cakram berbentuk piringan dari dalam lingkaran sejauh-jauhnya.
*Tujuan utama*: Mencapai jarak lemparan sejauh mungkin dengan cakram jatuh di dalam sektor pendaratan sesuai peraturan.
*2. Tahapan Teknik Dasar Lempar Cakram*
a. *Cara memegang cakram*: Cakram diletakkan di telapak tangan, jari-jari direnggangkan dan sedikit menekuk untuk mencengkeram tepi cakram. Ibu jari berada di atas cakram.
b. *Sikap awal*: Berdiri di belakang lingkaran dengan punggung menghadap arah lemparan. Kaki dibuka selebar bahu, berat badan di kaki kanan untuk pelempar tangan kanan.
c. *Ayunan*: Lakukan ayunan cakram ke kanan-kiri 1-2 kali, dilanjutkan putaran badan 1½ putaran untuk mendapatkan momentum.
d. *Gerakan melempar*: Putar pinggul, bahu, dan lengan secara berurutan ke depan. Lepaskan cakram dengan sudut sekitar 35°-40° ke arah sektor lemparan.
e. *Gerakan lanjutan*: Setelah melepas cakram, segera pindahkan kaki kanan ke depan untuk menjaga keseimbangan dan tidak keluar dari lingkaran.
*3. Pentingnya Cara Memegang dan Posisi Jari*
Cara memegang dan posisi jari harus benar agar saat dilepaskan cakram berputar stabil. Jika benar, cakram akan melayang lurus dan jarak lemparan lebih jauh. Jika salah, cakram tidak berputar, arah melenceng, dan jarak lemparan menjadi pendek.
*4. Kesalahan dan Cara Perbaikinya*
*Kemungkinan kesalahan*: Pegangan cakram terlalu lemah dan pergelangan tangan tidak dikibas saat melepas, sehingga cakram tidak berputar. Arah bahu tidak menghadap sektor lemparan.
*Cara memperbaiki*: Latih pegangan dengan jari terbuka dan kuat. Saat melempar, kibaskan pergelangan tangan dan lepaskan dengan jari telunjuk terakhir. Arahkan pandangan dan bahu ke sektor lemparan.
*5. Penyebab dan Cara Follow-Through yang Benar*
*Penyebab*: Setelah melempar, berat badan tidak dipindahkan ke depan dan kaki tidak melangkah, sehingga badan masih berputar dan kehilangan keseimbangan.
*Cara follow-through yang benar*: Setelah melepas cakram, langkahkan kaki kanan ke depan untuk menahan putaran. Badan condong ke depan dan pandangan tetap ke depan. Hal ini menjaga keseimbangan, mencegah keluar lingkaran, dan membuat lemparan aman serta efektif.
Masayu Soraya Janeeta 9B
BalasHapusKesimpulan:
Lempar cakram gaya menyamping dilakukan dengan posisi tubuh menyamping, disertai ayunan, putaran badan, dan pelepasan cakram ke arah depan atas. Teknik yang benar serta keseimbangan tubuh sangat penting agar lemparan aman, tepat, dan menghasilkan jarak yang maksimal.
BalasHapuseto anesta 9A
jawabannya
1. Pengertian dan tujuan lempar cakram
Lempar cakram adalah olahraga atletik yang dilakukan dengan melempar cakram sejauh mungkin menggunakan satu tangan. Tujuan utamanya adalah mencapai jarak lemparan sejauh-jauhnya dengan teknik yang benar.
2. Tahapan teknik dasar lempar cakram
Memegang cakram: Cakram diletakkan pada telapak tangan dan jari-jari direnggangkan pada tepinya.
Sikap awal: Berdiri menyamping atau membelakangi arah lemparan dengan posisi tubuh seimbang.
Ayunan: Cakram diayunkan ke belakang untuk mendapatkan tenaga.
Gerakan melempar: Tubuh diputar, kemudian lengan mengayun ke depan dan cakram dilepaskan ke arah sasaran.
Gerakan lanjutan: Setelah cakram dilepas, tubuh tetap bergerak mengikuti arah lemparan sambil menjaga keseimbangan.
3. Pentingnya cara memegang cakram
Cara memegang cakram dan posisi jari harus benar agar cakram dapat berputar dengan baik dan terarah. Pegangan yang tepat membantu menghasilkan lemparan yang lebih jauh, stabil, dan akurat.
4. Penyebab cakram tidak berputar dan arah kurang tepat
Kesalahan yang mungkin terjadi adalah pegangan cakram kurang tepat, posisi jari salah, atau pelepasan cakram tidak menggunakan gerakan pergelangan tangan yang benar. Cara memperbaikinya adalah berlatih memegang cakram dengan benar, melakukan ayunan secara terkontrol, dan melepaskan cakram dengan arah serta sudut yang tepat.
5. Penyebab sulit menjaga keseimbangan dan follow-through
Penyebabnya bisa karena posisi kaki kurang stabil, gerakan tubuh terlalu terburu-buru, atau tidak melakukan gerakan lanjutan dengan baik. Follow-through dilakukan dengan membiarkan tubuh mengikuti arah lemparan, menjaga posisi kaki tetap seimbang, dan melakukan putaran tubuh secara terkontrol agar tetap aman dan tidak keluar dari area lemparan.
Ziggy javier vinatha 9B
BalasHapus1.Pengertian : Olahraga atletik nomor lempar dengan melempar piringan kayu/logam (cakram) sejauh mungkin.
Tujuan: Melempar cakram sejauh-jauhnya ke area sasaran tanpa keluar lingkaran lempar.
2.Memegang : Diletakkan di telapak tangan, ruas ujung jari mencengkeram tepi cakram.
Sikap Awal : Berdiri membelakangi/menyamping arah lemparan, kaki dibuka selebar bahu.
Ayunan/Awalan : Memutar badan 1,5 kali untuk mengumpulkan gaya dorong.
Melempar : Melepaskan cakram saat lengan lurus ke depan dengan sudut kira-kira 30° sampai 45° .
Gerakan Lanjutan : Memindahkan kaki ke depan dan menekuk lutut agar tubuh tidak jatuh.
3.Pegangan yang tepat membuat cakram berputar stabil di udara sehingga terbang lebih jauh dan terarah, sebaliknya jika memegang cakram dengan salah maka cakram tidak akan terbang dengan sempurna atau bahkan terjatuh.
4.Penyebab : Cakram dilepas dengan dilempar biasa atau digenggam, bukan diputar lewat gulingan ujung jari.
Solusi : Latih pelepasan cakram agar mengalir keluar dari gesekan ujung jari manis dan telunjuk.
5.Penyebab Hilang Keseimbangan : Dorongan tubuh ke depan terlalu kuat tanpa pengereman kaki.
Cara Follow-Through yang Benar : Langkahkan kaki belakang ke depan pengganti kaki depan, tekuk lutut, dan rendahkan posisi badan agar tidak melompati garis lingkaran.
Kesimpulan materi : Lempar cakram membutuhkan membutuhkan teknik yang tepat seperti memegang, putaran badan, dan lain sebagainya. Agar lemparan menjadi stabil dan jauh sehingga tidak mudah terjatuh.
Maulana Ade Ilyas 9b
BalasHapusKesimpulan: Lempar cakram merupakan salah satu cabang olahraga atletik nomor lempar yang bertujuan melempar objek berbentuk piringan kayu atau logam sejauh mungkin di area yang telah ditentukan.
raihan herlambang 9A
BalasHapusjawabannya
1. Pengertian dan tujuan lempar cakram
Lempar cakram adalah olahraga atletik yang dilakukan dengan melempar cakram sejauh mungkin menggunakan satu tangan. Tujuan utamanya adalah mencapai jarak lemparan sejauh-jauhnya dengan teknik yang benar.
2. Tahapan teknik dasar lempar cakram
Memegang cakram: Cakram diletakkan pada telapak tangan dan jari-jari direnggangkan pada tepinya.
Sikap awal: Berdiri menyamping atau membelakangi arah lemparan dengan posisi tubuh seimbang.
Ayunan: Cakram diayunkan ke belakang untuk mendapatkan tenaga.
Gerakan melempar: Tubuh diputar, kemudian lengan mengayun ke depan dan cakram dilepaskan ke arah sasaran.
Gerakan lanjutan: Setelah cakram dilepas, tubuh tetap bergerak mengikuti arah lemparan sambil menjaga keseimbangan.
3. Pentingnya cara memegang cakram
Cara memegang cakram dan posisi jari harus benar agar cakram dapat berputar dengan baik dan terarah. Pegangan yang tepat membantu menghasilkan lemparan yang lebih jauh, stabil, dan akurat.
4. Penyebab cakram tidak berputar dan arah kurang tepat
Kesalahan yang mungkin terjadi adalah pegangan cakram kurang tepat, posisi jari salah, atau pelepasan cakram tidak menggunakan gerakan pergelangan tangan yang benar. Cara memperbaikinya adalah berlatih memegang cakram dengan benar, melakukan ayunan secara terkontrol, dan melepaskan cakram dengan arah serta sudut yang tepat.
5. Penyebab sulit menjaga keseimbangan dan follow-through
Penyebabnya bisa karena posisi kaki kurang stabil, gerakan tubuh terlalu terburu-buru, atau tidak melakukan gerakan lanjutan dengan baik. Follow-through dilakukan dengan membiarkan tubuh mengikuti arah lemparan, menjaga posisi kaki tetap seimbang, dan melakukan putaran tubuh secara terkontrol agar tetap aman dan tidak keluar dari area lemparan.
Mutiara 9B
BalasHapusKesimpulannya
Lempar cakram gaya menyamping adalah teknik melempar cakram dengan posisi tubuh menyamping ke arah lemparan. Gerakannya meliputi sikap awal, ayunan cakram, posisi badan, gerakan melempar, dan gerakan lanjutan.
Hal penting yang harus diperhatikan adalah menjaga keseimbangan, fokus ke arah sasaran, serta mengutamakan kecepatan putaran dan ketepatan sudut pelepasan cakram agar lemparan maksimal.
Gazi 9a
BalasHapusjawabannya
1. Pengertian dan tujuan lempar cakram
Lempar cakram adalah olahraga atletik yang dilakukan dengan melempar cakram sejauh mungkin menggunakan satu tangan. Tujuan utamanya adalah mencapai jarak lemparan sejauh-jauhnya dengan teknik yang benar.
2. Tahapan teknik dasar lempar cakram
Memegang cakram: Cakram diletakkan pada telapak tangan dan jari-jari direnggangkan pada tepinya.
Sikap awal: Berdiri menyamping atau membelakangi arah lemparan dengan posisi tubuh seimbang.
Ayunan: Cakram diayunkan ke belakang untuk mendapatkan tenaga.
Gerakan melempar: Tubuh diputar, kemudian lengan mengayun ke depan dan cakram dilepaskan ke arah sasaran.
Gerakan lanjutan: Setelah cakram dilepas, tubuh tetap bergerak mengikuti arah lemparan sambil menjaga keseimbangan.
3. Pentingnya cara memegang cakram
Cara memegang cakram dan posisi jari harus benar agar cakram dapat berputar dengan baik dan terarah. Pegangan yang tepat membantu menghasilkan lemparan yang lebih jauh, stabil, dan akurat.
4. Penyebab cakram tidak berputar dan arah kurang tepat
Kesalahan yang mungkin terjadi adalah pegangan cakram kurang tepat, posisi jari salah, atau pelepasan cakram tidak menggunakan gerakan pergelangan tangan yang benar. Cara memperbaikinya adalah berlatih memegang cakram dengan benar, melakukan ayunan secara terkontrol, dan melepaskan cakram dengan arah serta sudut yang tepat.
5. Penyebab sulit menjaga keseimbangan dan follow-through
Penyebabnya bisa karena posisi kaki kurang stabil, gerakan tubuh terlalu terburu-buru, atau tidak melakukan gerakan lanjutan dengan baik. Follow-through dilakukan dengan membiarkan tubuh mengikuti arah lemparan, menjaga posisi kaki tetap seimbang, dan melakukan putaran tubuh secara terkontrol agar tetap aman dan tidak keluar dari area lemparan.
Zivana Azolla (9A)
BalasHapusJawaban :
1. Pengertian & Tujuan
Pengertian: Cabang olahraga atletik nomor lempar yang menggunakan alat berbentuk piringan (cakram).
Tujuan: Melempar cakram sejauh mungkin ke sektor yang ditentukan.
2. Tahapan Teknik
Pegangan: Ruas pertama ujung jari mencengkeram tepi cakram.
Sikap Awal: Berdiri membelakangi sektor lemparan dengan kaki dibuka selebar bahu.
Ayunan: Mengayunkan cakram ke kanan-kiri untuk mengumpulkan momentum.
Lemparan: Memutar badan lalu melepaskan cakram lewat dorongan ujung jari ke arah depan-atas.
Lanjutan (Follow-through): Melakukan pertukaran posisi kaki ke depan agar badan tidak jatuh ke luar garis.
3. Pentingnya Pegangan yang Benar
Membantu cakram berputar stabil di udara (spin) sehingga lemparan lebih jauh dan terarah.
4. Kesalahan & Solusi (Cakram Tidak Berputar/Melenceng)
Penyebab: Cakram didorong telapak tangan (bukan diputar lewat jari) dan sudut lemparan miring.
Solusi: Latih teknik release agar cakram bergulir lepas dari ujung jari telunjuk.
5. Penyebab Hilang Keseimbangan & Solusinya
Penyebab: Tidak melakukan pengereman kaki setelah melempar.
Solusi: Langkahkan/tukarkan kaki belakang ke depan setelah melepaskan cakram dan tekuk lutut untuk menahan beban tubuh.
velica 9a
BalasHapus1. Pengertian dan tujuan lempar cakram
Lempar cakram adalah olahraga atletik yang dilakukan dengan melempar cakram sejauh mungkin menggunakan satu tangan. Tujuan utamanya adalah mencapai jarak lemparan sejauh-jauhnya dengan teknik yang benar.
2. Tahapan teknik dasar lempar cakram
Memegang cakram: Cakram diletakkan pada telapak tangan dan jari-jari direnggangkan pada tepinya.
Sikap awal: Berdiri menyamping atau membelakangi arah lemparan dengan posisi tubuh seimbang.
Ayunan: Cakram diayunkan ke belakang untuk mendapatkan tenaga.
Gerakan melempar: Tubuh diputar, kemudian lengan mengayun ke depan dan cakram dilepaskan ke arah sasaran.
Gerakan lanjutan: Setelah cakram dilepas, tubuh tetap bergerak mengikuti arah lemparan sambil menjaga keseimbangan.
3. Pentingnya cara memegang cakram
Cara memegang cakram dan posisi jari harus benar agar cakram dapat berputar dengan baik dan terarah. Pegangan yang tepat membantu menghasilkan lemparan yang lebih jauh, stabil, dan akurat.
4. Penyebab cakram tidak berputar dan arah kurang tepat
Kesalahan yang mungkin terjadi adalah pegangan cakram kurang tepat, posisi jari salah, atau pelepasan cakram tidak menggunakan gerakan pergelangan tangan yang benar. Cara memperbaikinya adalah berlatih memegang cakram dengan benar, melakukan ayunan secara terkontrol, dan melepaskan cakram dengan arah serta sudut yang tepat.
5. Penyebab sulit menjaga keseimbangan dan follow-through
Penyebabnya bisa karena posisi kaki kurang stabil, gerakan tubuh terlalu terburu-buru, atau tidak melakukan gerakan lanjutan dengan baik. Follow-through dilakukan dengan membiarkan tubuh mengikuti arah lemparan, menjaga posisi kaki tetap seimbang, dan melakukan putaran tubuh secara terkontrol agar tetap aman dan tidak keluar dari area lemparan.
Nabila Eka Septiani 9B
BalasHapusKesimpulan Lempar Cakram:
Lempar cakram adalah salah satu cabang olahraga atletik yang dilakukan dengan melempar cakram sejauh mungkin. Dalam melakukan lempar cakram, diperlukan teknik yang benar, keseimbangan, kekuatan, kecepatan, dan ketepatan agar hasil lemparan maksimal. Dengan latihan yang teratur, kemampuan dalam melakukan lempar cakram dapat meningkat.
Raisa Latifa Aurelia 9B
BalasHapusKesimpulan
Lempar cakram gaya menyamping merupakan teknik melempar cakram dengan posisi tubuh menyamping terhadap arah lemparan. Teknik ini dilakukan melalui sikap awal, ayunan cakram, putaran badan, pelepasan cakram, dan gerakan lanjutan untuk menjaga keseimbangan. Keberhasilan lemparan dipengaruhi oleh keseimbangan, kecepatan putaran, ketepatan sudut pelepasan, dan koordinasi gerak tubuh.
Niken Keira Kasih 9A
BalasHapusKesimpulan: Lempar cakram adalah olahraga atletik yang membutuhkan kekuatan, keseimbangan, dan teknik yang tepat untuk menghasilkan lemparan sejauh mungkin. Penguasaan teknik dari memegang cakram hingga gerakan lanjutan sangat penting agar lemparan maksimal dan aman.
navara azka wijayanto 9b
BalasHapusKesimpulan: Gaya menyamping pada lempar cakram melibatkan berdiri miring, ayunan lengan ke belakang, putaran tubuh bertumpu pada telapak kaki kiri depan, pelepasan cakram ke depan atas, dan langkah penyeimbang ke depan untuk menjaga keseimbangan.
BalasHapusRevita Gunawan Putri (9A)
Lempar cakram adalah nomor tanding melempar dalam cabang olahraga atletik. Tujuan utamanya adalah melempar cakram sejauh-jauhnya ke area pendaratan yang sah dengan menggunakan teknik yang benar
khairunnisa salsabila 9A
BalasHapus1.pengertian: lempar cakram adalah salah satu nomor lempar dalam cabang olahraga atletik dimana atlek melemparkan sebuah benda berbentuk piringan bersabar besi(cakram) dari dalam sebuah lingkaran sejauh mungkin. Tujuan: melempar cakram secara maksimal dengan teknik yg benar agar mencapai jarak sejauh-jauhnya dan mendarat didalam sektor lempar yg telah ditentukan tanpa melakukan pelanggaran.
2.cara memegang cakram: cakram diletakkan pada telapak tangan kiri(bagi pelempar tanggan kanan) sebagai penyangga. tangan kanan menelungkup diatas cakram. jari jari renggang dan ruas ujung jari jari menekuk mencengkeram pinggiran cakram.
sikap awal: pelempar berdiri membelakangi arah lemparan dengan kedua kaki dibuka selebar bahu. badan rileks dan berat badan terbagi rata pada kedua kaki.
ayunan :cakram diayun ayunkan kekanan belakang dan kekiri depan untuk mengumpulkan momentum dan melatih keseimbangan sebelum melakukan putaran.
gerakan melepar: setelah berputar dan kaki kanan bertumpu ditengah lingkaran, berat badan dipindahkan kedepan, dada menghadap arah lemparan. cakram dilemparkan melewati sampai badan dengan sudut lemparan sekitar 30-40 derajat. cakram lepas melalui ujung jari telunjuk dengan putaran searah jarum jam.
gerakan lanjutan: setelah cakram lepas, posisi kaki segera berganti (kaki kanan melangkah kedepan menggantikan posisi kaki kiri) untuk mengerem laju badan agar tidak jatuh atau keluar dari lingkaran lempar
3. alasan: agar cakram tidak mudah jatuh saat diayunkan dan dapat dilepaskan dengan putaran (spin) yg stabil.
pengaruh:pegangan yg benar memberikan efek putaran aerodinamis yg baik, membuat cakram melayang lebih lama dan lurus diudara
4.kesehatan teknik: ujung jari tidak melakukan flick(sentakan) saat melepas cakram, atau cakram lepas melalui jari kelingking.
cara memperbaiki: latih gerakan melepas cakram secara berulang ditempat, pastikan cakram berputar searah jarum jam keluar melalui ujung jari telunjuk.
5.penyebab masalah: tubuh terlalu condong kedepan akibat dorang tenaga yg tidak ditahan, atau kaki belakang tidak langsung melangkah kedepan untuk mengerem.
gerakan lanjutan yg benar: begitu cakram lepas, segera ganti posisi kaki belakang kedepan dengan lutut sedikit ditekuk untuk meredam momentum, sementara kaki satunya diangkat kebelakang untuk mengembangkan badan.
Raisya Salsabila Kennedy 9B
BalasHapusKesimpulan : Lempar cakram merupakan salah satu nomor lempar dalam cabang olahraga atletik yang bertujuan melempar objek berbentuk piringan bersisi cembung yaitu “cakram” sejauh mungkin ke dalam sektor lemparan yang ditentukan.
Cinta Nuria 9A
BalasHapus1. lempar cakram adalah salah satu nomor lempar dalam cabang olahraga atletik dimana atlek melemparkan sebuah benda berbentuk piringan bersabar besi(cakram) dari dalam sebuah lingkaran sejauh mungkin. Tujuan: melempar cakram secara maksimal dengan teknik yg benar agar mencapai jarak sejauh-jauhnya dan mendarat didalam sektor lempar yg telah ditentukan tanpa melakukan pelanggaran.
2.Memegang : Diletakkan di telapak tangan, ruas ujung jari mencengkeram tepi cakram.
Sikap Awal : Berdiri membelakangi/menyamping arah lemparan, kaki dibuka selebar bahu.
Ayunan Memutar badan 1,5 kali untuk mengumpulkan gaya dorong.
Melempar : Melepaskan cakram saat lengan lurus ke depan dengan sudut kira-kira 30° sampai 45° .
Gerakan Lanjutan : Memindahkan kaki ke depan dan menekuk lutut agar tubuh tidak jatuh.
3.Cara memegang cakram dan posisi jari harus dilakukan dengan benar agar cakram dapat dikontrol dan berputar dengan baik ketika dilepaskan. Pegangan yang tepat membantu menghasilkan arah, kecepatan, dan putaran cakram yang lebih baik sehingga jarak lemparan dapat menjadi lebih maksimal.
4.kesehatan teknik: ujung jari tidak melakukan flick(sentakan) saat melepas cakram, atau cakram lepas melalui jari kelingking.
cara memperbaiki: latih gerakan melepas cakram secara berulang ditempat, pastikan cakram berputar searah jarum jam keluar melalui ujung jari telunjuk.
5. Penyebab masalah keseimbangannya adalah atlet gagal memindahkan pusat berat badan setelah melempar, sehingga momentum dorongan ke depan membuat tubuh terjatuh. Gerakan lanjutan yang benar adalah begitu cakram lepas, segera langkahkan kaki belakang ke depan untuk menggantikan posisi kaki depan.
Dianny Ayudhia 9A
BalasHapuskesimpulan:Lempar cakram adalah nomor cabang olahraga atletik di mana atlet melempar benda berbentuk piringan sejauh mungkin untuk mendapatkan jarak maksimum.
Syafa Azalwa ramadina 9a
BalasHapuslempar cakram adalah salah satu nomor cabang olahraga atletik di mana atlet melempar sebuah piringan berat berbentuk bundar pipih sejauh mungkin dari dalam lingkaran khusus.
M. Naufal Abiyyu Z. 9A
BalasHapus1. Lempar cakram adalah olahraga atletik yang dilakukan dengan melempar cakram sejauh mungkin menggunakan teknik tertentu. Tujuan utamanya adalah mendapatkan jarak lemparan sejauh-jauhnya dengan teknik yang benar.
2. Tahapan teknik dasar lempar cakram:
Memegang cakram: Cakram diletakkan pada telapak tangan dan jari-jari direnggangkan untuk menahannya.
Sikap awal: Berdiri menyamping atau membelakangi arah lemparan dengan posisi tubuh seimbang.
Ayunan: Cakram diayunkan ke belakang dan ke depan untuk mendapatkan tenaga.
Gerakan melempar: Putar pinggul dan bahu, lalu lepaskan cakram ke arah depan dengan gerakan tangan yang kuat.
Gerakan lanjutan: Setelah cakram dilepas, teruskan gerakan tubuh dan jaga keseimbangan agar tidak keluar dari lingkaran.
3. Cara memegang cakram dan posisi jari harus benar agar cakram dapat berputar dengan baik saat dilepaskan. Jika pegangan salah, cakram bisa tidak berputar, arahnya melenceng, dan jarak lemparannya menjadi kurang maksimal.
4. Kesalahan yang mungkin terjadi adalah posisi jari kurang tepat, pergelangan tangan kaku, atau cara melepaskan cakram salah. Akibatnya cakram tidak berputar dengan baik dan arahnya tidak tepat. Cara memperbaikinya adalah memperbaiki posisi jari, melatih kelenturan pergelangan tangan, serta berlatih melepaskan cakram dengan gerakan yang terkontrol.
5. Kesulitan menjaga keseimbangan biasanya disebabkan oleh posisi kaki yang kurang tepat, tubuh terlalu condong, atau gerakan lanjutan yang tidak terkontrol. Follow-through yang benar dilakukan dengan meneruskan gerakan tangan dan tubuh setelah cakram dilepas, kemudian menjaga posisi kaki dan tubuh tetap seimbang di dalam lingkaran.
Zahra aurariana 9B
BalasHapus1. Pengertian: Lempar cakram adalah salah satu nomor lempar dalam cabang olahraga atletik di mana atlet melempar sebuah benda berbentuk piringan bersabuk besi (cakram) sejauh mungkin menggunakan teknik tertentu.
Tujuan Utama : Melempar cakram mencapai jarak maksimal atau sejauh-jauhnya ke dalam sektor lemparan yang telah ditentukan tanpa melakukan pelanggaran (foul).
2.-Cara Memegang Cakram: Cakram diletakkan pada telapak tangan kiri (bagi pelempar kanan), lalu tangan kanan menutup di atasnya. Ruas-ruas ujung jari tangan kanan menekuk di sekeliling pinggiran cakram.
-Sikap Awal: Pelempar berdiri membelakangi atau menyampingi arah lemparan. Posisi kaki dibuka selebar bahu, lutut sedikit ditekuk, dan berat badan terbagi rata.
-Ayunan (Winging): Cakram diayunkan ke belakang kanan kemudian ke depan kiri.
-Gerakan Melempar (Release): Setelah fase berputar (jika menggunakan gaya berputar), berat badan dipindahkan ke depan.
-Gerakan Lanjutan (Follow-through): Setelah cakram lepas, kaki belakang melangkah ke depan untuk menggantikan kaki depan.
3.Alasan Harus Benar: Cara memegang cakram dan posisi jari harus benar agar cakram tidak mudah terjatuh saat tubuh berputar cepat dan dapat dilepaskan dengan putaran (spin) yang sempurna. Pengaruh terhadap Hasil Lemparan: Jika pegangan benar, cakram akan berputar stabil (aerodinamis) di udara membelah angin, sehingga jarak lemparan menjadi maksimal. Sebaliknya, pegangan yang salah membuat cakram oleng, mudah jatuh sebelum waktunya, dan jaraknya dekat
4.Penyebab cakram tidak berputar: Pelempar kemungkinan melepas cakram dengan cara didorong atau telapak tangan menghadap ke bawah, bukan dilepaskan melalui geseran ujung jari (terutama jari telunjuk).Penyebab arah kurang tepat: Sudut pelepasan (release) terlalu cepat atau terlalu lambat akibat putaran badan yang tidak seimbang atau koordinasi pinggul dan bahu yang buruk. Cara Memperbaikinya:Latih gerakan memutar cakram di tempat dengan cara menggelindingkan cakram di tanah menggunakan ujung jari agar terbiasa merasakan efek spin.Perbaiki timing pandangan mata dan arah dada yang harus menghadap lurus ke sektor lemparan saat cakram dilepaskan.
5.Begitu cakram lepas dari tangan, segera langkahkan kaki belakang (kaki kanan) ke depan menggantikan posisi kaki kiri.Tekuk lutut kaki kanan yang baru mendarat di depan untuk meredam dan menyerap sisa energi kinetik tubuh.Lengan kiri diayunkan ke belakang untuk menyeimbangkan posisi badan agar tubuh tidak terjatuh atau melangkah keluar dari lingkaran lempar (disqualification).
BalasHapusTeknik melempar dengan posisi badan menyamping. Caranya: berdiri kaki kiri di depan, ayunkan cakram ke belakang, putar badan bertumpu pada kaki kiri, lalu lempar ke depan atas dan lanjutkan langkah untuk jaga keseimbangan.